BPost Cetak

Pasca Bos Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Anjing Pelacak Ikut Periksa Tamu di Polda Kalsel

Pascabom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, pengamanan di Mapolda Kalimantan Selatan lebih ditingkatkan.

Pasca Bos Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Anjing Pelacak Ikut Periksa Tamu di Polda Kalsel
BPost Cetak
Banjarmasinpost Edisi Kamis (14/11/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pascabom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, pengamanan di Mapolda Kalimantan Selatan lebih ditingkatkan.

Petugas jaga dilengkapi dengan senjata laras panjang. Anjing pelacak milik Unit Satwa K9 Ditsamapta juga dilibatkan dalam penjagaan di pintu depan di Jalan S Parman Banjarmasin.

Kabag Opsnal Ditsamapta AKBP Toetoes juga turun memimpin pengamanan. Setiap tamu diperiksa petugas yang mengenakan rompi antipeluru dengan teliti.

Di depan penjagaan terlihat tulisan ‘Batas Ojek Online’. Ojek online yang mau mengantar makanan harus menunggu dan menelepon pemesannya agar mengambil di pintu depan. Ojek online mendapat perhatian karena pelaku serangan bom mengenakan atribut pelaku jasa pengantaran tersebut.

Dedek Ledakkan Bom di Badan, Bripka Juli Tak Bisa Lagi Mendengar

Penerimaan CPNS 2019, BIN Cari 200 Lulusan SMA, Kementerian Hukum Perlu 3.532 Orang

Ditangan Narwanto Arang Bisa Jadi Alat Musik, Begini Ceritanya

Percaya Restoran Gunakan Pesugihan hingga Takut Bakal Jadi Tumbal, 8 Karyawan Ruben Onsu Berhenti

Kabid Humas Kombes M Rifai mengungkapkan pascabom di Mapolrestabes Medan pihaknya meningkatkan pengamanan di setiap kantor kepolisian di Kalsel. “Meski pengamankan diperketat, kami tak ada penetapan siaga 1,” ujarnya.

Ketatnya penjagaan tidak menghambat warga yang mau membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polresta Banjarmasin Jalan A Yani Kilometer 3. Warga yang ingin mengurus SKCK dan lainnya langsung diarahkan ke bagian masing-masing di belakang mapolresta.

“Saya mau urus SKCK untuk masuk CPNS,” kata Iza, warga Jalan Pekapuran A Banjarmasin saat ditemui di mapolresta.

Kapolresta Kombes Sumarto melalui Kasat Intelkam Kompol Zainuri mengatakan untuk pengurusan SKCK di polresta berjalan seperti biasanya. “Satu hari biasanya kami menerima sekitar 50 pengurusan SKCK dan saat penerimaan CPNS seperti kali ini sekitar 75,” ujarnya.

Ketatnya penjagaan ini juga terjadi di Mapolres Hulu Sungai Selatan. Sejumlah polisi bersenjata laras panjang berjaga di depan pintu masuk dan di depan ruang sentra pelayanan terpadu.

Sejumlah tamu yang di antaranya ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) atau mengunjungi tahanan diperiksa baik badan maupun barang bawaan.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved