Berita Kabupaten Banjar

PD Baramarta Raih Penghargaan Subroto Award 2019, Pemkab Banjar Beri Apresiasi

PD Baramarta Raih Penghargaan Subroto Award 2019, Pemkab Banjar Beri Apresiasi

PD Baramarta Raih Penghargaan Subroto Award 2019, Pemkab Banjar Beri Apresiasi
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
PD Baramarta meraih Juara III Perusahaan dengan Kepatuhan Pembayaran PNBP terbaik PKP2B Tahun 2019 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Bersaing dengan 400 perusahaan tambang seluruh Indonesia, Perusahaan Daerah (PD) Baramarta meraih posisi tiga dan mendapat penghargaan Subroto Award 2019, di Jakarta.

Atas hasil itu, Pemkab Banjar pun memberikan apresiasi. Sekretaris Daerah Banjar HM Hilman ketika dikonfirmasi, Kamis (14/11/2019) mengatakan, pemberian penghargaan ini adalah apresiasi kepada PD Baramarta sebagai salah satu pemegang PKP2B sektor pertambangan yang telah patuh membayar kewajibannya kepada negara.

"Dengan telah dipatuhinya kewajiban tersebut yang disumbangkan untuk negara dari pemanfaatan kekayaan alam di wilayah Kabupaten Banjar sehingga harapannya dapat dikembalikan lagi sesuai porsinya ke daerah dalam bentuk dana transfer ke daerah, untuk dimanfaatkan bagi pembangunan guna kesejahteraan masyarakat," kata dia kepada reporter banjarmasinpost.co.id. 

Penyebab Kebakaran di Beramban Raya Pelaihari Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

Sriwijaya Air Tak Terbang Hingga Akhir November 2019, Customer Service Tetap Layani Refund Penumpang

9 Cara Mencegah Penyakit Asam Urat, Kiat Minum Teh Hingga Hindari Makanan Tinggi Purin

Direktur Utama PD Baramarta Teguh Imanullah, Kamis (14/11/2019) mengatakan, PD Baramarta meraih Juara III Perusahaan dengan Kepatuhan Pembayaran PNBP terbaik PKP2B Tahun 2019 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Dia mengatakan, penghargaan ini merupakan penghargaan terhadap pengusaha pertambangan batubara dalam hal ini PKP2B PD Baramarta, atas kepatuhan pembayaran penerimaan bukan pajak PNBP atau yang sering disebut pembayaran royalty batubara kepada pemerintah RI yang diterbitkan oleh kementrian ESDM.

Dikatakan Teguh, PD Baramarta terpilih mewakili katagori ke-3 atas katagori pemegang PKP2B PD Baramarta.

“Jadi kategori pemberian izin di pemerintah pusat itu ada dua, satu dalam bentuk kategori kontrak karya, dan kedua dalam kategori PKP2B,” Katanya.

PD Baramarta sendiri lanjut Teguh, bersaing dengan 400 perusahaan pemegang PKP2B, baik perusahaan pertambangan batubara, dan perusahaan izin mineral atau logam.

“Kami merasa sangat apresiasi dan bersyukur atas perolehan penghargaan ini. Dan ini merupakan jawaban atas keraguan beberapa pihak aklkan kontribusi PD Baramarta terhadap daerah, maupun dunia pertambangan. Penghargaan ini dapat mmenjadi pemicu bagi PD Baramarta serta perusahaan yang lain, untuk dapat memberikan yang terbaik untuk daerah dan bangsa," katanya.

Dia jua mengucapkan terima kasih atas kerjasama kepada pihak kontraktor, yang selama ini memberikan kontribusi, juga kepada Stakeholder dalam hal ini pemerintah Kabupaten Banjar.

"Serta arahan dan petunjuk dari Bupati Banjar untuk memberikan sumbangsih, pemikiran dan saran guna perkembangan PD Baramarta,” ujarnya.

Teguh juga berkeinginan, agar kedepannya PD Baramarta selalu dapat memberikan kontribusi yang maksimal untuk daerah serta untuk bangsa Indonesia.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved