Berita Banjarmasin

Penyanyi Dangdut Banjarbaru Ini Dulu Diantar Ortu, Sekarang Didukung Suami

Bekerja sebagai karyawati perusahaan properti tak menjadi hambatan bagi Supiyanti alias Yanti Oktavia untuk mengembangkan karirnya sebagai penyanyi.

Penyanyi Dangdut Banjarbaru Ini Dulu Diantar Ortu, Sekarang Didukung Suami
ist/yanti
Supiyanti alias Yanti Oktavia 

BANJARMASINPOST CO.ID - Bekerja sebagai karyawati perusahaan properti tak menjadi hambatan bagi Supiyanti alias Yanti Oktavia untuk mengembangkan karirnya sebagai penyanyi.

Wanita kelahiran Banjarbaru, 22 Oktober 1988 yang alumnus SMKN 1 Banjarbaru ini memang sejak kecil sudah sering tampil menyanyi di panggung.

Dulu ia gabung orkes Melayu dan sekarang tetap orkes dan organ tunggal.

Ilmu menyanyinya lebih banyak dipelajari secara otodidak. Ia tak pernah sekolah vokal. Apalagi ia dari kekuarga seniman, adik dan kakak sepupunya juga penyanyi.

Orangtuanya, Nurhani dan Supono, sangat mendukung. Bahkan dulu ibunya setia menemani jika Yanti ikut lomba menyanyi.

"Sampai sekarang tetap didukung keluarga, suami saya memahami hobi saya menyanyi yang juga jadi profesi," ujar karyawati perusahaan perumahan Lukah Banua Raya ini.

Bidan Desa di HST Tak Bisa Seenaknya Tinggalkan Wilayah Kerja, Izin ke Orang Ini Dulu

Krisdayanti Dapat Peringatan Soal Pernikahan dengan Raul Lemos, Azriel & Aurel Hermansyah Disebut

Barga Banjarbaru ini memang banyak menoreh prestasi pada sejumlah lomba menyanyi, baik saat remaja hingga dewasa.

Job menyanyi memang paling sering di kawasan Banjarbaru. Namun pernah pula ia dapat job luar kota macam ke Tanjung, Batulicin, bahkan hingga luar provinsi yakni Balikpapan, Kaltim.

"Kalau job luar kota atau luar provinsi itu asyik juga. Sebab sesuai hobi saya jalan-jalan, bisa melihat suasana daerah lain," alasannya.

Basic menyanyi Yanti adalah dangdut. Meski demikian ia juga mampu menyanyikan lagu-lagu genre lainnya, sebab penyanyi harus bisa mengakomodasi permintaan pengundang.

Urusan lagu dangdut, ia senang semua variannya, apakah dangdut klasik, slow atau koplo. Namun secara pribadi ia suka yang slow karena kalem dibawakan.

Mengenai akhir tahun atau menyambut tahun baru, alhamdulillah ujar Yanti, selalu ada job, begitu pula di awal tahunnya.

"Job paling ramai itu sebelum dan sesudah Ramadhan, begitupula bulan Maulid, karena banyak yang wedding," pungkas Yanti.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved