Ekonomi dan Bisnis

Sriwijaya Air Tak Terbang Hingga Akhir November 2019, Customer Service Tetap Layani Refund Penumpang

Terkait harga tiket Sriwijaya Air pihaknya tidak bisa menyebutkan karena tergantung harga yang update saat ada jadwal flight.

Sriwijaya Air Tak Terbang Hingga Akhir November 2019, Customer Service Tetap Layani Refund Penumpang
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA
Maskapai Sriwijaya Air bantah pesawat rute Manokwari tak laik terbang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak Rabu (6/11/2019) lalu tidak lakukan penerbangan, maskapai Sriwijaya Air memperpanjang istirahat terbangnya hingga akhir Nopember 2019.

Hal ini diungkapkan Station Manager Sriwijaya Air Banjarmasin, H Maratan Alfian Noor. Diperpanjangnya pembatalan terbang lantaran pihak maskapai masih berbenah.

Ditambahkannya, tidak ada penerbangan sekitar dua pekan otomatis tidak ada penjualan tiket yang dilakukan, kendati demikian pihaknya tetap membuka layanan costumer service bagi penumpang yang ingin mengurus refund atau pengembalian dana.

"Reservasi sudah ditutup hingga akhir bulan ini. Per tanggal 14-17 Nopember 2019 sekitar 50 penumpang yang sudah melakukan refund, sedangkan tanggal 17 sampai dengan akhir Nopember sekitar 20-25 penumpang yang lakukan refund," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (14/11/2019).

Seminar Anti-tembakau, Kadinkes: Rokok Elektrik Maupun Rokok Tembakau Sama Merusak

Kebakaran Rumah di Pelaihari, Utuh Mengaku Tak Nyalakan Api Kompor dan Lilin, Kondisi Lampu Menyala

Pembatalan hingga akhir bulan ini hanya terjadi di Banjarmasin (BDJ), untuk daerah-daerah lainnya masih tetap lakukan penerbangan namun terdapat pengurangan penerbangan.

Dicontohkannya, seperti di Balikpapan (BPN) terjadi pengurangan penerbangan dari 11 flight menjadi 8 flight per hari.

Sriwijaya sendiri melayani penerbangan dari Banjarmasin ke berbagai destinasi yakni Balikpapan dan Makassar.

Anak perusahaannya yakni Nam Air melayani penerbangan dari Banjarmasin menuju Solo, Pontianak, dan Surabaya.

Sementara itu, imbas dari ditutupnya penerbangan Sriwijaya hingga akhir Nopember 2019, sejumlah biro travel di Banjarmasin tidak bisa menjual tiket maskapai ini.

Diakui petugas ticketing PT Kharisma Lautan Nusantara Tour & Travel, Titien, pihaknya sudah sekitar 10 hari tidak melayani penjualan tiket Sriwijaya Air dan Nam Air.

"Kami pernah menjual tiket Sriwijaya tujuan Makassar dan Surabaya namun saat ini dua rute tidak beroperasi," ujarnya.

Terkait harga tiket Sriwijaya Air pihaknya tidak bisa menyebutkan karena tergantung harga yang update saat ada jadwal flight.

Untuk harga rute penerbangan maskapai lain harganya relatif stabil dari beberapa waktu lalu. Harga tiket saat ini diuraikannya, maskapai Lion Air rute Banjarmasin-Surabaya seharga Rp 619.300, dan rute Banjarmasin-Jakarta seharga Rp 847.000.

Sedangkan maskapai Garuda, rute Banjarmasin-Jakarta dibanderol Rp 1.667.600. Untuk maskapai Citilink, rute Banjarmasin-Surabaya seharga Rp 732.800, dan rute Banjarmasin-Jakarta seharga Rp 1.147.400. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved