Berita Kotabaru

Tak Gunakan Air PDAM Selama Satu Bulan Tetap Bayar Rp 30.000, Warga Rampa Kotabaru Merasa Terbodohi

Warga mengakui tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Sehingga terjadi kebingungan bahkan merasa terbodohi karena tak gunakan air malah tetap bayar juga.

Tak Gunakan Air PDAM Selama Satu Bulan Tetap Bayar Rp 30.000, Warga Rampa Kotabaru Merasa Terbodohi
istimewa
Slip pembayaran PDAM Kotabaru penggunaan air 0 kubik, tapi pelanggan tetap bayar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Amat warga Desa Rampa Lama Kecamatan Pulau Laut Utara mengaku janggal dengan pembayaraan air PDAM Kotabaru.

Padahal selama satu bulan, air tidak mengalir selama kemarau sekarang ini. Namun tetap dibebankan biaya yang harus dibayarkan pelanggan meski airnya tak mengalir.

Bahkan, warga mengakui tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Sehingga terjadi kebingungan bahkan merasa terbodohi karena tak gunakan air malah tetap bayar juga.

" Kalau masalah duitnya tidak masalah, tapi kalau memang ada beban atau apa, setidaknya dijelaskan saat pelanggan membayar dan diinfokan. Ini PDAM diam saja, menunggu pelanggan bertanya baru di jelaskan dan ini jadi pertanyaan pelanggan, " katanya.

Melamar ke Garindra, Mila Karmila Berharap Dipinang Parpol, Optimistis Maju Pilbup Tananbumbu 2020

Teriak Ada Bom, Pria Ini Terobos Mako Brimob Bali dengan Motor, Istri Ungkap Fakta Mengejutkan

Bukan dirinya saja, tapi juga banyak pelanggan lain yang mempertanyakanya. Sehingga bila ada pemberian beban kepada pelanggan, setidaknya diberitahukan lebih dahulu agar mereka paham, namun tidak di PDAM Kotabaru.

" Ini kami tak pakai air apapun selama satu bulan, tapi kami tetap harus bayar Rp 30.000. Padahal pemakaian 0 kubik. Kan aneh, " katanya.

Terpisah, Humas PDAM Kotabaru Sarwani, saat dikofirmasi, Kamis (14/11/19) mengatakan memang ada biaya pemeliharaan meski tidak menggunakan air selama satu bukan. Pertanyaan ini bukan yang pertama, atau sudah ada beberapa yang yang menanyakan hal yang sama.

"Dasarnya adalah sesuai dengan Permendagri 71 tahun 2016 tentang perhitungan tarif dan penetapan tarif air minum. Selain itu, ada SK Bupati nomor 188.45/592/KUM/2017 tentang penyesuaian tarif air minum pada perusahaan daerah air minum kabupaten Kotabaru, " katanya.

Bukan itu saja, sesuai dengan Surat keputusan Direktur PDAM Kotabaru nomor 17/08-SK/PDAM tentang penetapan pemakaian air minum minimal dan beban pemeliharaan kepada pelanggan PDAM Kotabaru. Beban pemeliharaan ditetapkan senilai 10 m3, tergantung klasifikasi golongan rumah tangga A1, A2, A3 dan A4 dan admin Rp 2.500.

Air Mancur Berlian di Kompleks CBS Martapura Mati Suri, Begini Penjelasan PUPR Banjar

Peluang Hanya 20 Persen, Aditya-Irwansyah Tetap Optimis Didukung Partai Gerindra Banjarbaru

" Pemerintah membuat aturan sesuai dasar dan beban biaya pemeliharaan kepada pelanggan, jadi ngalir tidak mengalir tetap bayar dan ini berlaku di seluruh Indonesia, bukan hanya Kotabaru, hanya besarannya yang berbeda tiap kabupaten, " katanya.

Dia juga menyebutkan, peraturan itu sudah sejak 2019 lalu sehingga tidak ada sosialisasi lagi. Bila baru dilakukan sosilisasi, itu anggapannya baru saja disosialisasikan dan salah lagi bagi PDAM.

" Kalau yang dikeluhkan itu, sebenarnya di kategori rumah tangga A3 yakni sebesar Rp 27.500 dn biaya admin Rp 2500. Beda-bea tergantung golongannya tapi admin tetap Rp 2.500, " katanya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved