Berita Kalteng

Warga Masih Enggan Membawa Pasien Gangguan Jiwa ke RSJ, Pengelola Kalawa Atei Siapkan Lakukan Ini

Sebagian warga Kalteng yang sanak keluarganya mengalami gangguan kejiwaan masih enggan membawa pasien gangguan kejiwaan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ)

Warga Masih Enggan Membawa Pasien Gangguan Jiwa ke RSJ, Pengelola Kalawa Atei Siapkan Lakukan Ini
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
RSJ Kalawa Atei terletak di Desa Bukitrawi Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulangpisau, Kalteng, 16 km dari Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sebagian warga Kalteng yang sanak keluarganya mengalami gangguan kejiwaan masih enggan membawa pasien gangguan kejiwaan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ), namun lebih memilih merawatnya di rumah.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, hingga, Kamis (14/11/2019) terus melakukan pembenahan RSJ Kalawa Atei yang ada di Desa Bukitrawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulangpisau, untuk melayani warga Kalteng yang mengalami gangguan kejiwaan.

Sebelumnnya, sebagian warga Kalteng untuk mengobati pasien gangguan kejiwaan membawa pasien untuk berobat ke RSJ Sambang Lihum, Kalimantan Selatan, (Kalsel). Namun, saat ini, Pemprov Kalteng terus membenahi RSJ Kalawa Atei lebih baik lagi.

VIRAL FOTO Penampakan Bubuk Putih Misterius di Dapur Membuat Rumah Ini Gagal Dijual via Online

VIDEO Vlog Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan yang Sindir Jokowi & Ahok Sudah 2 Ribu Kali Ditonton

Kepanikan Ashanty Saat Anang Mendadak Pingsan Ketika Olahraga, Ternyata Ayah Aurel Hermansyah?

Namun, kesadaran warga Kalteng untuk merawat atau mengobati pasien gangguan kejiwan ke RSJ Kalawa Atei hingga, kini masih kecil atau sedikit, padahal fasilitas dan prasarana di RSJ Kalawa Atei terus ditingkatkan agar pelayanan terus membaik.

Pengelola RSJ Kalawa Atei, dr Theodorus Sapta Atmadja, mengatakan, pihaknya terus membenahi pelayanan untuk pasien yang berobat di RSJ Kalawa Atei, sehingga pihaknya menyediakan mobil penjemput pasien dari Palangkaraya menuju RSJ Kalawa Atei yang jaraknya 16 km dari Palangkaraya.

"Kami terus mengimbau kepada warga Kalteng, agar jika ada sanak sauranya yang mengalami gangguan kejiwaan, laporkan saja ke pengelola RSJ Kalawa Atei, nantinya pasien akan di jemput, dan soal biaya itu menjadi tanggungan negara. Kami melakukan survei ternyata masih ada saja keluarga yang enggan membawa pasien gangguan jiwa ke RSJ, mungkin karena malu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Sarpras RSJ Kalawa Atei Kalimantan Tengah, Rita, mengatakan, pihaknya telah menyediakan pelayanan antar jemput pasien secara gratis untuk untuk pasien gangguan jiwa yang akan di rawat di RSJ Kalawa Atei."Bisa menekepon atau menggunakan website untuk pelayanan kepada pasien," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved