Berita Kotabaru

Datangi Nelayan Purse Seine di Desa Kerayaan, Danlanal Kotabaru Ajak Melakukan ini

Pulau Kerayaan, Kabupaten Kotabaru menjadi tempat yang paling sering disinggahi kapal luar Kalimantan.

Datangi Nelayan Purse Seine di Desa Kerayaan, Danlanal Kotabaru Ajak Melakukan ini
Lanal Kotabaru
Danlanal Kotabaru Ajak Diskusi Para Nelayan lokal dan Purse seine di Desa Kerayaan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pulau Kerayaan, Kabupaten Kotabaru menjadi tempat yang paling sering disinggahi kapal luar Kalimantan.

Menindaklanjuti itu, semua nelayan lokal dan luar pun diajak berdiskusi bersama Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto S, ST.

Tujuannya adalah untuk memperkuat dan membina fungsi potensi maritim di wilayah kerja Lanal Kotabaru dan mendukung mensukseskan program Pemerintah Daerah Kotabaru.

Komandan Lanal, Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto S,ST dalam kunjungan kerjanya di Desa Kerayaan mengajak diskusi para nelayan baik lokal ataupun purse seine yang sedang berlabuh di perairan Pulau Kerayaan, Kamis (14/11/19) kemarin.

VIRAL Mempelai Wanita Terkejut saat Sang Pria Bawakan Hadiah Tak Lazim, Ada Makhluk Menggemaskan

Pesta Pernikahan Mendadak Ayu Ting Ting Disebut Sosok Ini ke Robby Purba yang Baru Melamarnya

VIRAL Video Emak-emak Seperti Tak Berdosa Tenteng Tas dengan Pede, Ternyata Curi Tas dari Toko Ini

Pada kesempatan itu, Danlanal berharap kepada para nelayan purse seine khususnya, untuk dapat memberikan masukan.

Hal itu berkaitan dengan rencana Pemda Kotabaru menghidupkan kembali PPI Kotabaru sebagai sarana resmi pangkalan bongkar muat ikan, dan tempat transaksi jual beli ikan.

Segala aspirasi masukan dan saran para nelayan, akan diteruskan dan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemda Kotabaru dan instansi terkait untuk menfungsikan atau meramaikan kembali PPI Kotabaru.

"Kami dari Lanal Kotabaru melalui badan koperasi juga menggandeng para organisasi pedagang ikan yang ada di Kotabaru. Melalui Primkopal, para nelayan purse seine tidak akan sulit mencari kebutuhan yang diperlukan di atas kapal, baik itu dalam hal kepengurusan dokumen atau perbekalan kapal," sebut Danlanal Kotabaru, Jumat (15/11/19).

Di akhir diskusi, Danlanal mennyampaikan agar memanfaatkan komoditi kelautan dan perikanan dengan baik.

Dia berpesan untuk jaga kondisi laut dan pelihara terumbu karang sebagai tempat ikan berkembang biak serta jangan gunakan bom ikan atau obat bius.

"Hal yang terpenting juga kami sampaikan yakni jaga kekompakan antar nelayan. Bila terjadi suatu permasalahan jangan diselesaiakan sendiri, gunakan Posal sebagai wadah untuk menampung dan menyelesaikan aspirasi nelayan," harapnya.

banjarmasinpost.co.id/man hidayat

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved