Liga 2 Indonesia

Gagal Promosi ke Liga 1, Frans Sinatra Huwae : Wasit Selalu Rugikan Martapura FC

pelatih Martapura FC, Frans sinatra Huwae berkilah Martapura FC selalu merasa dirugikan atas keputusan wasit.

Gagal Promosi ke Liga 1, Frans Sinatra Huwae : Wasit Selalu Rugikan Martapura FC
Banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae dan Kapten tim Amirul Mukminin saat jumpa pers 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Martapura FC kembali gagal promosi ke Liga 1 setelah di babak 8 besar Liga 2 2019 mengalami dua kali kekalalhan atas Persita Tangerang 3-2 dan PSMS Medan 2-1.

Meski masih menyisakan satu laga terakhir di grup B melawan Persik Kediri Senin (18/11/2019) nanti namun hal itu tidak mempengaruhi hasil apapun.

Soal kegagalan Laskar Sultan Adam lolos ke liga tertinggi sepakbola Indonesia untuk kesekian kalinya pelatih Martapura FC, Frans sinatra Huwae berkilah Martapura FC selalu merasa dirugikan atas keputusan wasit.

"Entah kenapa Martapura FC ini seperti selalu di dzolimi oleh satu orang ini (wasit). Peraturan diperkosa kita selalu dirugikan," kata legenda Barito Putera ini kecewa.

Tim E-Sports Kalsel Andalkan 8 Atlet PUBG di Ajang Fornas V Samarinda, Targetnya?

Link MolaTV! Live Streaming Brasil vs Argentina di Brazil Global Tour 2019, Lionel Messi vs Neymar

Hasil Perempatfinal Hong Kong Open 2019, Marcus/Kevin Gagal Susul Ahsan/Hendra, Live Streaming BWF

Frans memberikan contoh saat laga kedua melawan PSMS Medan. Tujuh kali pemain Macan Gaib di langgar namun tidak satu pun kartu kuning dikeluarkan wasit yang memimpin.

"Sementara pemain kita baru sekali melakukan pelanggaran sudah diberikan kartu," kata pria berusia 54 tahun ini.

"Terakhir jelas jelas Solechuddin dilanggar di kotak 16 lalu wasit sudah menunjuk titik putih namun tiba tiba berubah. Ini namanya peraturan di perkosa," katanya.

Dalam setiap laga ujar Frans Martapura FC selalu belajar bermain sportif namun sebaliknya malah di dzolimi.

"Ini tujuannya apa coba selalu seperti ini," kata dia.

Frans juga tidak menampik faktor komunikasi pemain terutama lini belakang menjadi salah satu faktor penyebab dua kali mengalami kekalahan.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved