Investasi Online Bodong

Heboh Dana Desa Dikorupsi, Ternyata Kucuran Dana Desa Terbesar Ada di Kabupaten Banjar

Terkuaknya kasus korupsi dana desa yang terjadi di Desa Makmur Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar membuktikan dana desa rentan dikorupsi.

banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Kepala Desa Makmur Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, H Muhammad Abdusysyahid (52)saat dibawa menuju ke Lapas Martapura 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -  Terkuaknya kasus korupsi dana desa yang terjadi di Desa Makmur Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar membuktikan dana desa rentan dikorupsi.

Apalagi, data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, dari catur wulan pertama dan ke dua, desa di Kabupaten Banjar dan Tanahbumbu paling banyak menyerap dana desa.

Total 277 Desa di Pemkab Banjar, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana Rp 213. 261.986.000. Sampai dengan caturwulan ke dua sudah terealisasi Rp 127. 957.191.600 atau 60 persen.

Begitu pula dengan Tanahbumbu juga sudah terealisasi 60 persen. Dari 144 desa dialokasikan dana Rp121. 078.780.000 dan sudah terealisasi Rp72. 737.588.800.

BNNK HSS Sebut Penyalahgunaan Narkoba Memprihatinkan, Dua Siswa SMP Direhabilitasi Kecanduan Lem Fox

Putri Gibran Rakabuming Telah Lahir, Ibunda Jan Ethes Selvi Ananda Melahirkan Bayi Perempuan

Heboh Kades Makmur Ditahan Jaksa, Dikorupsi untuk Ivestasi Bodong Dana Desa Raib Capai Rp 579 Juta

Pertengkaran Citra Kirana & Rezky Aditya Terungkap Jelang Pernikahan, Eks Agnez Mo Dimarahi!

Realisasi transfer rekening kas umum negara (RKUN) ke RKUD juga dibagi dalam tiga caturwulan.

Di Kalimantan selatan masih menurut data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, bahwa kucuran dana desa terbesar ada di Kabupaten Banjar sebesar Rp213 miliar, Hulu Sungai Utara Rp174 miliar dan Kotabaru Rp 165 miliar.

Tanpa pengawasan dana desa sangat mungkin dialihkan untuk penggunaan kepentingan pribadi. Seperti yang telah dilakukan Mantan Kepala Desa Makmur, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Abdusysyahid (52) jadi tersangka, Jumat (15/11/2019).

Tim penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, menggiring Abdusysyahid, telah menyelewengkan dana desa untuk investasi bodong bukannya untuk kelanjutan pembangunan desa.

Keburukan Jessika Iskandar Terbongkar Jelang Nikah dengan Richard Kyle, Teman Nia Sering Ini

Ditahan Kejari Banjar Karena Gunakan Dana Desa untuk Investasi Bodong, Begini Pengakuan Kades Makmur

SESAAT LAGI Link Indosiar! Live Streaming TV Online PSIS vs Bali United Liga 1 2019 di Vidio.com

"Kasus dugaan penyelewengan dana desa Makmur Kecamatan Gambut mulai mencuat setelah hasil pemeriksaan serta audit pelaksanaan pekerjaan fisik dana desa tahun 2018 oleh Inspektorat Kabupaten Banjar menemukan lebih dari Rp579 juta tidak dapat dipertangungjawabkan," ucap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Banjar, Muji Martopo melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Tri Taruna Fariadi SH

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved