Investasi Online Bodong

Heboh Mantan Kades Makmur Ditahan Jaksa, Dikorupsi untuk Ivestasi Bodong Dana Desa Raib Rp 579 Juta

Kerugian negara akibat kasus korupsi yang melibatkan Kades Makmur cukup besar angkanya mencapai Rp 579 juta.

banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Tri Taruna Fariadi SH (kaos biru) menjelaskan kasus korupsi dana desa yang menjerat kepada desa Makmur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Investasi online bodong telah menyeret Kepala Desa Makmur, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Abdusysyahid (52) sebagai tersangka kasus korupsi dana desa, Jumat (15/11/2019).

Dihari yang sama Ia pun langsung ditahan oleh Jaksa di Lapas Banjarbaru.

Abdusysyahid di hadapan penyidik mengakui kesalahannya telah menyelewengkan dana desa untuk keperluan pribadi. Namun, diungkapkannya hal tersebut lantaran dirinya tertipu investasi bodong yang merugikannya ratusan juta rupiah.

"Memang uang dana desa saya gunakan pribadi. Uangnya saya investasikan dan ternyata saya ditipu. Totalnya ratusan juta rupiah yang raib. Saya mengakui kesalahan saya," kata Abdusysyahid.

Cucu Presiden Jokowi Lahir! Nama Adik Jan Ethes Sudah Disiapkan, Ini Kata Gibran Rakabuming

Pertengkaran Citra Kirana & Rezky Aditya Terungkap Jelang Pernikahan, Eks Agnez Mo Dimarahi!

Dukung Cashless Society, BRI Kanwil Banjarmasin-Bank Kalsel Kerjasama Co-Branding Brizzi Banua Card

Ditahan Kejari Banjar Karena Gunakan Dana Desa untuk Investasi Bodong, Begini Pengakuan Kades Makmur

Dia mengatakan hanya bisa pasrah menerima konsekuensi atas perbuatannya menjalani proses hukum. "saya serahkan semuanya ke penyidik kejaksaan untuk proses hukumnya,” katanya.

Akibat ulahnya menggunakan dana desa untuk investasi online, dana desa Makmur Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar yang dipimpinnya pun raib. Nilainya, cukap fantastis.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Banjar, Muji Martopo melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Tri Taruna Fariadi SH menjelaskan, penahanan Kepala Desa Makmur H Muhammad Abdusysyahid ini merupakan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa dan alokasi dana desa desa makmur tahun 2018.

Kepala Desa Makmur Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, H Muhammad Abdusysyahid (52)saat dibawa menuju ke Lapas Martapura
Kepala Desa Makmur Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, H Muhammad Abdusysyahid (52)saat dibawa menuju ke Lapas Martapura (banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan)

Pada tahun 2018 desa makmur kecamatan gambut Kabupaten Banjar mendapatkan dana desa dan anggaran dana desa serta pajak Daerah dan retribusi Daerah yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara dan anggaran pendapatan dan belanja daerah

Dalam pemanfaatannya diduga terdapat surat pertanggungjawaban SPJ dan juga pekerjaan yang sebenarnya fiktif atau tidak terlaksana yang merugikan negara sebesar Rp 579 juta, sebagaimana laporan hasil pemeriksaan inspektorat kabupaten Banjar.

BREAKING NEWS : Tertipu Investasi Online Bodong, Kepala Desa di Kalsel Ini Ditahan Kejari Banjar

Jelang Bali United U-18 vs Barito Putera U-18 Elite Pro Academy 2019, Bidik ke Semifinal

Keburukan Jessika Iskandar Terbongkar Jelang Nikah dengan Richard Kyle, Teman Nia Sering Ini

Kasus dugaan penyelewengan dana desa Makmur Kecamatan Gambut mulai mencuat setelah hasil pemeriksaan serta audit pelaksanaan pekerjaan fisik dana desa tahun 2018 oleh Inspektorat Kabupaten Banjar menemukan lebih dari Rp 579 juta tidak dapat dipertangungjawabkan oleh kepala desa setempat.

" Berdasar pemeriksaan keterangan saksi dan tersangka. Uang dana desa digunakanuntuk kepentingan pribadi, yakni untuk investasi online, bodong. Kasusnya kita Periksa 2018. Sekarang ditahan di lapas Banjarbaru untuk 20 hari kedepannya, kami masih mintai keterangan karena siapatahu ada perkembangan alat bukti baru, sementara satu orang kami tahan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved