Investasi Online Bodong

Heboh Korupsi Dana Desa Makmur, Ternyata Agustus 2019 Mantan Kades Lokbuntar Juga Jadi Tersangka

Kasus korupsi dana desa ternyata sebelumnya juga terjadi di Desa Lokbuntar dan melibatkan kepala desanya, Kusairi.

Heboh Korupsi Dana Desa Makmur, Ternyata Agustus 2019 Mantan Kades Lokbuntar Juga Jadi Tersangka
Tipidkor Polres Banjar
Petugas Tipidkor Porles Banjar sedang mengukur jalan Desa Lokbuntar Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar, yang dibangun menggunakan Dana Desa namun diduga dananya dikorupsi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Penyelewengan dana desa di Kabupaten Banjar ternyata bukanlah yang pertama kali terjadi.

Kasus serupa, sebelumnya juga terjadi di Desa Lok Buntar Kecamatan Sungai Tabuk.

Pada Agustus 2019, Tipikor Polres Banjar menetapkan Kusairi Kepala Desa Lokbuntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar sebagai tersangka kasus penyalahgunaan dana desa pada proyek pembangunan jalan tahun 2016 hingga 2018.

Berdasarkan hasil penyidikan tersangka diduga melakukan mark up harga material dan merubah anggaran belanja yang disesuaikan dengan keinginannya, sehingga merugikan negara Rp 1 miliar lebih.

Pengorbanan Raffi Ahmad & Nagita Slavina untuk Selalu Bersama, Ibu Rafathar Temukan Hal Ajaib

Korban Kecelakaan Adu Kuat Truk Tangki CPO vs Pengendara Roda Dua di Kotabaru Jadi 2 Orang Tewas

Heboh Dana Desa Dikorupsi untuk Investasi Bodong, Kejari Banjar Ungkap Proyek Fiktif di Desa Makmur

Mantan Kepala Desa Makmur Jadi Tersangka Dana Desa, Kades di Kabupaten Banjar Pun Kaget

Kini giliran Mantan Kepala Desa Makmur, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Abdusysyahid (52) jadi tersangka, Jumat (15/11). Kali ini giliran Kejari Kabupaten Banjar.

Tim penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, menggiring Abdusysyahid yang saat itu sudah tampak mengenakan rompi tahanan warna oranye.

Abdusysyahid dihadapan penyidik mengakui kesalahannya telah menyelewengkan dana desa untuk keperluan pribadi.

Namun, diungkapkannya hal tersebut lantaran dirinya tertipu investasi bodong yang merugikannya ratusan juta rupiah.

"Uangnya saya investasikan dan ternyata saya ditipu," kata Abdusysyahid.

Fakta Perselingkuhan Istri Sule, Lina Terkuak! Eks Istri Teddy Bilang Ibu Rizky Febian Begini

Terapkan Tarif Baru, Periksa Semua Dokter Spesialis di RSUD Sultan Suriansyah Cuma Rp 30 Ribu

Krisdayanti Histeris Saat Raul Lemos Disebut Akan Nikah Lagi, Ini Ancaman Ibu Aurel Hermansyah

Kasus dugaan penyelewengan dana desa Makmur Kecamatan Gambut mulai mencuat setelah hasil pemeriksaan serta audit pelaksanaan pekerjaan fisik dana desa tahun 2018 oleh Inspektorat Kabupaten Banjar menemukan lebih dari Rp579 juta tidak dapat dipertangungjawabkan oleh kepala desa setempat.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Banjar, Muji Martopo melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Tri Taruna Fariadi SH membenarkannya. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved