Berita Banjar

Hujan Mulai Turun, Tahura Sultan Adam Mulai Dibuka untuk Wisatawan

Setelah ditutup untuk pengujung wisatawan, kawasan Tahura Sultan Adam di Mandiangin, Kabupaten Banjar akan kembali dibuka

Hujan Mulai Turun, Tahura Sultan Adam Mulai Dibuka untuk Wisatawan
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
enam ratus bibit tanaman buah-buahan serta bambu ditanam di dua lokasi Tahura Mandiangin Kalsel, Minggu (28/4/2019) oleh seluruh Sebanyak 600 bibit tanaman buah dan bambu ditanam Karyawan dan karyawati DISHUT, polhut, BPTH, TAHURA, dan KPH Kayu Tangi di Tahura Sultan Adam, Minggu (28/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJAR - Setelah ditutup untuk pengujung wisatawan, kawasan Tahura Sultan Adam di Mandiangin, Kabupaten Banjar akan kembali dibuka oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala UPT Tahura Sultan Adam, Rahmadriansyah Jumat (15/11/2019) membenarkan rencana akan dibukanya kembali kawasan Tahura Sultan Adam di Mandiangin.  Untuk waktunya, direncanakan pada minggu ketiga di bulan November.

"Minggu ketiga ini akan dibuka. Itu pun nanti bertahap dulu. Sebab masih ada pengerjaan pelebaran dan pengaspalan jalan menuju ke pesanggrahan. Hal ini dilakukan. untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, makanya kami batasi dulu," kata Rahmad.

Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq mengemukakan bahwa Tahura Sultan Adam sudah bisa dibuka untuk wisatawan karena saat ini sudah mulai turun hujan.

Elpiji 3 Kilogram Langka di Balangan, Pangkalan Anugerah Batasi Pembeli, Seorang Dapat Satu Tabung

BREAKING NEWS : Tertipu Investasi Online Bodong, Kepala Desa di Kalsel Ini Ditahan Kejari Banjar

Kecantikan Muzdalifah & Syahrini Dibandingkan Oleh Fadel Islami, Mantan Istri Nassar Bilang Ini

Begini Kronologis Kecelakaan Maut di Cantung Kotabaru yang Menewaskan Satu Orang

"Karena kami merasa sudah agak aman sedikit tidak seperti kemarin panas cukup tinggi dan bebatuannya memiliki solum begitu rendah begitu matahari terik dia ikut memanggang, terkena percikan api sedikit nyalanya begitu besar dan merembet," kata Kadishut.

Dia juga sudah bersyukur bahwa hujan sudah mulai turun.

"Alhamdulillah hujan turun beberapakali kami harapkan bisa mereduksi bahaya api," kata Hanif.

Masih Hanif, meski dibuka tapi terbatas.

"Bebehari yang lalu buka tetapi terbatas. Kalau kamping-kamping memang belum boleh, karena semak masih kering sangat mengkhawatirkan terjadinya kebakaran," kata Hanif.

Kalau ada kecerobohan sedikit saja bencana kebakaran sudah pasti terjadi.

Pilgub Kalsel 2020: Paman Birin Kembalikan Berkas Bakal Calon Gubernur ke DPW PKS Kalsel

Blak-blakan Dokter Kecantikan Soal Via Vallen, Rival Ayu Ting Ting & Nella Kharisma Benar Oplas?

Foto-foto Perubahan Dewi Hughes yang Turun Berat Badan 90 Kilogram, Kenyang Tanpa Nasi & Mie Lagi

"Karena itu membatasi lebih baik dari pada membuka semua akses," kata dia.

Diakui Hanif, retribusi yang terkumpul dari UPT TAHURA ini hingga kini di posisi Rp 1, 3 milyar dari target Tp 2 milyar.

"Ya karena terkendala kemarau sehingga ditutup kemarin karena wasapada karhutla," kata Hanif. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved