Ekonomi dan Bisnis

Jelang Akhir Tahun, Daging Ayam Potong dan Telur Ayam Ras Alami Kenaikan Harga

Menjelang akhir tahun, sejumlah harga kebutuhan pokok di Banjarmasin mengalami kenaikan harga sejak 1-2 pekan terakhir.

Jelang Akhir Tahun, Daging Ayam Potong dan Telur Ayam Ras Alami Kenaikan Harga
banjarmasinpost.co.id/mariana
Pedagang telur layani pembeli di Pasar Sentra Antasari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjelang akhir tahun, sejumlah harga kebutuhan pokok di Banjarmasin mengalami kenaikan harga sejak 1-2 pekan terakhir.

Komoditas pangan di antaranya harga daging ayam potong dan telur ayam ras cenderung naik, meskipun tidak signifikan.

Di Toko Adi N Talu yang bermarkas di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin misalnya, harga telur terus bertambah mahal, bahkan dalam sepekan capai dua kali kenaikan harga.

"Saat ini telur ayam ras dipatok Rp 20.000 per kg untuk harga partai, naik Rp 2.000 sejak dua hari lalu dari harga Rp 18.000," ungkapnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Jumat (15/11/2019).

Pink-pink Garap Single Baru, Siapkan Lagu Banjar

Jadwal Live TV Online Timnas U-23 Indonesia Vs Iran di Ujicoba ke-2 Jelang SEA Games 2019, LIVE RCTI

Manfaat Minum Susu bagi Kesehatan Tubuh, Bagus untuk Kesehatan Tulang, Jantung Sehat dan Gigi

Heboh Mantan Kepala Desa Makmur Tersandung Korupsi Dana Desa, Begini Tanggapan Pemkab Banjar

Sedangkan harga telur ayam kampung justru alami penurunan harga dari Rp 1.900 per butir menjadi Rp 1.700. Harga telur tambak dibanderol Rp 1.800-2.300 per butir, dan telur puyuh Rp 350.

Diakuinya, jelang akhir tahun ini tidak terdapat lonjakan pembelian dari konsumen. Grafik penjualan di tempatnya fluktuatif namun masih dalam kategori normal.

Sementara itu, harga daging ayam potong juga cenderung naik. Harga terbaru di Pasar Sentra Antasari, pedagang ayam menjual bervariasi antara Rp 24.000-25.500 per kg.

Di lapak H Rahmah misalnya, dia menjual daging di kisaran harga tersebut. Harga tersebut bersifat fluktuatif bisa berubah sebanyak tiga kali dalam sepekan.

"Saya jual bisa dalam sepekan ini di harga Rp 24.000-25.000 per kg, harga turun naik tapi masih dikisaran itu," paparnya.

Terkait harga yang fluktuatif, dia mengaku kurang mengetahui faktor penyebabnya. Terjadi anjloknya harga dikatakannya penjualan di tempatnya relatif masih normal.

Gagal Promosi ke Liga 1, Frans Sinatra Huwae : Wasit Selalu Rugikan Martapura FC

Terdampak Semburan Gas di Pampanan, Dinas Pertanian Ambil Sampel Padi dan Jagung untuk Diperiksa

Baru Selesai Kunker, Dewan Banjarbaru Kunker Lagi

Memasuki akhir tahun, diakuinya tidak terjadi peningkatan daya beli konsumen. Kebanyakan pembeli di lapaknya adalah konsumen yang sudah berlangganan seperti pengusaha rumah makan.

Dia menjelaskan untuk harga yang ditawarkannya variatif tergantung ukuran satu ekor ayam. Yang berukuran kecil hingga sedang dibanderol Rp 24.000-28.000, sedangkan ayam berukuran besar seharga Rp 36.000-40.000. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved