Investasi Online Bodong

Mantan Kepala Desa Makmur Jadi Tersangka Dana Desa, Kades di Kabupaten Banjar Pun Kaget

Mantan Kepala Desa Makmur Jadi Tersangka Dana Desa, Kades di Kabupaten Banjar Pun Kaget

Mantan Kepala Desa Makmur Jadi Tersangka Dana Desa, Kades di Kabupaten Banjar Pun Kaget
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Mantan Kepala Desa Makmur Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, H Muhammad Abdusysyahid (52)saat dibawa menuju ke Lapas Martapura 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mantan Kepala Desa Makmur, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Abdusysyahid (52) jadi tersangka, Jumat (15/11/2019).

Tim penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar pun telah mengamankannya.

Dana sekitar Rp 579 juta tidak dapat dipertanggungjawabkan Abdusysyahid.

Kabar diamankannya mantan Kepala Desa Makmur, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Abdusysyahid (52) sebagai tersangka, membuat terkejut sejumlah kepala desa lainnya.

Seperti yang diketahui Tim penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, akhirnya menetapkan dia sebagai tersangka. Jumat diantar mobil tahanan ke Lapas Banjarbaru.

BREAKING NEWS : Tertipu Investasi Online Bodong, Kepala Desa di Kalsel Ini Ditahan Kejari Banjar

Fakta-fakta Adik Perempuan Jan Ethes, Nama Cucu Jokowi Hingga Kelahiran Secara Caecar Putri Gibran

Kasus dugaan penyelewengan dana desa Makmur Kecamatan Gambut mulai mencuat setelah hasil pemeriksaan serta audit pelaksanaan pekerjaan fisik dana desa tahun 2018 oleh Inspektorat Kabupaten Banjar menemukan lebih dari Rp579 juta tidak dapat dipertangungjawabkan, dana sebanyak itu malah diinvestasikannya ke investasi online bodong hingga akhirnya tertipu.

"Nahh baru ini saja aku mendengar bahwa ada lagi pambakal (kepala desa) di kecamatan gambut yang tersangka akibat penyalahgunaan dana desa, kalau yang samalam itu pambakal Husaini desa lokbuntar kec. Sungai tabuk," ucap Pembakal Desa Sungkai, Rusnan.

Dia mengaku prihatin, bersyukur pemanfaatan dana desa di desanya lancar sesuai peruntukkannya. Sungkai adalah salah satu desa di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

"Untuk dana desa kita pergunakan keperluan untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat, misal ya seperti membangun jalan usaha pertanian, membangun gedung paud untuk pendidikan, membangun TPA/TK Alquran juga untuk pendidikan agama, memperbaiki lapangan sepak bola juga untuk meningkatkan para pemuda dalam berolah raga. alhamdulillah, untuk penggunaan dana desa ditempat kita, kita sesuaikan dengan arahan dari pendamping desa," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved