Berita Banjarbaru

Wakil Wali Kota Darmawan Jaya Coba Ayunan di Acara Baayun Maulid Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru

Peringatan Maulid dengan menggelar tradisi Ba'ayun Maulid juga dilakukan oleh pengurus Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru.

Wakil Wali Kota Darmawan Jaya Coba Ayunan di Acara Baayun Maulid Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru
HO/Humas Museum Lambung Mangkurat
Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya mencoba ayunan maulid di Museum Lambung Mangkurat, Kamis (14/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Peringatan Maulid dengan menggelar tradisi Ba'ayun Maulid juga dilakukan oleh pengurus Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru.

Pada peringatan baayun di Museum Lambung Mangkurat pada Kamis (14/11/2019) itu, dihadiri
Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor yang diwakili Asisten bidang Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) Heriansyah.

Heriansyah yang membacakan sambutan Gubernur menjelaskan bahwa hari ini sudah berada di bulan rabiul awal tahun 1441 hijriah.

"Suatu masa bersejarah dan tidak akan pernah dilupakan oleh kaum muslimin, sebab bulan lahirnya nabi Muhammad saw sebagai utusan Allah agar memberi peringatan dan kabar gembira bagi umat manusia," ujarnya.

Dikatakan Heriansyah tradisi atau kebiasaan perayaan maulid memiliki ciri khas tersendiri dari masing-masing daerah. Tentu menjadi kekayaan budaya islam bagi masyarakat Kalsel dengam disertai prosesi baayun maulid ini yang perlu dipelihara dan dilestarikan keberadaannya.

Soft Launching Bandara Syamsudin Noor Diundur hingga Aspal Terhubung, Yasin Optimistis 30 November

Pemuda Penyebut Polisi Monyet dan Kampret Dijerat UU ITE, Diserahkan ke Polresta Banjarmasin

Kurangi Praktek Tengkulak Gabah, Pemkab Batola Bangun Resi Gudang ke-2 di Anjir Pasar

"Jangan sampai pula kehilangan makna arti yang terkandung dalam peringatan maulid, terutama untuk kecintaan dan penghormatan terhadap nabi Muhammad saw yang telah diutus Allah swt untuk menyampaikan risalah kebenaran kepada umat manusia," tuturnya.

Dengan ajaran islam itu, lanjutnya, umat islam dibimbing ke jalan yang lurus. Menyadarkan manusia terhadap hakikat, makna dan tujuan hidup sesungguhnya.

"Peringatan maulid jangan sampai berlalu begitu saja, dan kosong dari nilai perubahan hidup yang lebih baik maka harus jadi wakti yang mengisi peningkatan iman dan taqwa kepada Allah swt. Oleh karena itu, harus memberikan pemaknaan yang mendalam sehingga acara ini bukan sekedar rutinitas tahunan tetapi memiliki kesan nyata bagi akhlakul karimah," katanya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan. Malah dia sempat mencoba ayunan di Baayun Maulid.
(Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved