Melihat Sisi Lain Pemain Reok
Angkat Singa Barongan Pakai Gigi, Bukan Kekuatan Gaib Tapi Begini Tekniknya
Kepala singa dengan hiasan bulu merak (singa barongan) pada kesenian tarian tradisional Reok memiliki berat puluhan kilogram.
Penulis: Aprianto | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kepala singa dengan hiasan bulu merak (singa barongan) pada kesenian tarian tradisional Reok memiliki berat puluhan kilogram.
Tidak semua orang bisa mengangkat atau memainkan barongan kepala singa dengan hiasan bulu merak itu.
Bukan dengan kekuatan dari kaum astral, kemampuan bisa mengangkat singa barongan itu justeru dari hasil latihan dan teknik khusus.
• TANGISAN Nikita Mirzani Usai Marahi & Bentak Driver Ojek Online, Mantan Dipo Latief Kaget Fakta Ini
• JERITA Hati Ashanty Soal WIL di Hati Anang, Sebut Eks Krisdayanti Kerap Nyanyikan Lagu Sang Mantan
• VIRAL Video Emak-emak Seperti Tak Berdosa Tenteng Tas dengan Pede, Ternyata Curi Tas dari Toko Ini
Barongan ini tidak diangkat menggunakan tangan melainkan menggunakan gigi. Sehingga, tidak semua orang bisa mengangkat singa barongan itu.
"Ada latihan khususnya untuk bisa mengangkat singa barongan," kata Pujianto, pelatih Reok di Banjarbaru, kemarin.
Pria yang kerap disapa delede ini juga sebagai pemain utama reok ini menjelaskan bahwa dirinya tidak menggunakan kemampuan magis atau kekuatan kaum astral (banjartmasinpost.co.id/Rian)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pelatih-kesenian-reok-pujianto-dan-rekannya-bersama-singo-barongan.jpg)