Berita Banjarmasin

Perwali Ini Hadir di Banjarmasin, Satpol PP Bakal Sita Elpiji Subsidi Dijual di Warung

Rencana peraturan wali kota (perwali) yang mengatur selain pangkalan elpiji maka tidak boleh berjualan gas ke masyarakat semakin menguat.

Perwali Ini Hadir di Banjarmasin, Satpol PP Bakal Sita Elpiji Subsidi Dijual di Warung
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Warga antri Gas LPG 3 Kg di Pelambuan, Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rencana peraturan wali kota (perwali) yang mengatur selain pangkalan elpiji maka tidak boleh berjualan gas ke masyarakat semakin menguat.

Dengan kehadiran perwali tersebut, Satpol PP dibantu aparat kepolisian bisa menyita elpiji yang dijual di warung-warung.

“Iya, dengan dasar perwali itu maka Satpol PP bisa menyita gas melon yang masih dijual di warung-warung,” kata Asisten II bidang perekonomian Pemko Banjarmasin, Djoyo Pudjadi, Jumat (15/11/19).

Menurut Djoyo, dengan perwali hanya pangkalan saja yang boleh menjual elpiji subsidi barang dalam pengawasan tersebut.

BERLANGSUNG Link MolaTV! Live Streaming Brasil vs Argentina Global Tour, Live TV Online www.mola.tv

Best Western Kindai Hotel Gelar Appreciation Night, BW Banjarmasin 5 Besar Terbaik Indonesia

Siap-Siap, Black Warrior Bakal Hadir di Pesta Tahun Baru Mercure Banjarmasin

Cegah Anak Kecanduan Gadget, Bunda Yanti Ajak Anak-anak Senang Baca Buku

Satpol PP bukan merampas elpiji subsidi yang dijual di warung, tapi sifatnya mengamankan saja.

“Elpiji yang masuk ketegori barang dalam pengawasan itu tidak boleh distribusikan secara sembarangan,” katanya.

Menurutnya, warung-warung menjual elpiji subsdi akan ditanya apakah ada izinya atau tidak. Jika tidak ada izinnya, maka gas melon akan disita. Ada dua pilihan, bagi pengecer gas melon, yakni diproses pidana hukuman tiga bulan penjara atau membawa denda Rp50 juta

Blanko KTP Eletronik Kosong, Daftar CPNS Bisa Pakai Surat Keterangan Sementara

Manfaat Minum Susu bagi Kesehatan Tubuh, Bagus untuk Kesehatan Tulang, Jantung Sehat dan Gigi

Pink-pink Garap Single Baru, Siapkan Lagu Banjar

“Pilihan ketiga, elpiji subsidi yang dijual di warung akan diangkut. Ingat bukan dirampas. Penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) punya kewenangan untuk melakuan penertiban barang subsidi,” katanya.

Ditambahkannya, elpiji subsidi yang diamakan beserta pemilik warung itu akan dimintai proses verbalnya dari mana mendapatkan elpiji subsidi dalam pengawasan tersebut. Jika langkah ini bisa dilakukan, maka aspek penjeraan bisa terbina dan terbangun. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved