Berita Banjarmasin

Pertengahan November, UPPD Samsat Banjarmasin I Sudah Serap Rp 90 Miliar Pajak Kendaraan Bermotor

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus genjot penerimaan pajak kendaraan bermotor di Banua untuk perkuat keuangan daerah.

Pertengahan November, UPPD Samsat Banjarmasin I Sudah Serap Rp 90 Miliar Pajak Kendaraan Bermotor
banjarmasinpost.co.id/acm
Pemprov Kalsel Terus Genjot Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus genjot penerimaan pajak kendaraan bermotor di Banua untuk perkuat keuangan daerah.

Salah satunya melalui Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banjarmasin I yang optimalkan fungsi Kedai Samsat Bergerak dan Samsat Antar Jemput.

Dampak efektifnya dua alternatif pelayanan pajak kendaraan bermotor tersebut sudah dirasakan, dimana hingga pertengahan Bulan Nopember 2019 UPPD Samsat Banjarmasin I sudah berhasil menyerap kurang lebih Rp 90 miliar.

Jumlah tersebut kurang lebih sudah mencapai 80 persen dari total target penerimaan pajak kendaraan di wilayah UPPD Samsat Banjarmasin I Tahun 2019 sebesar Rp 127 miliar.

LINK Trans7! Live Streaming Trans 7 MotoGP Valencia, Cek Link TV Online UseeTV Seri 19 MotoGP 2019

Babak Baru Kasus Irwansyah & Medina Zein, Suami Zaskia Sungkar Mendadak Hilang Seusai Pemeriksaan

Amarah Citra Kirana pada Rezky Aditya Jelang Pernikahannya, Ulah Mantan Agnez Mo Bikin Ciki Begini

Gara-gara Pria Ini, Nagita Slavina Diomeli Raffi Ahmad, Perlakuan Ibu Rafathar Jadi Sorotan

"Mudah-mudahan di sisa waktu Nopember dan Desember ini bisa seratus persen bahkan lebih," kata Kepala UPPD Samsat Banjarmasin I, Hj Anni Hanisyah.

Dijelaskan Hj Anni, masing-masing titik Kedai Samsat Bergerak, rata-rata bisa melayani hingga kurang lebih 100 berkas pembayaran pajak kendaraan dalam satu hari dan UPPD Samsat Banjarmasin I memiliki dua titik di wilayah kerjanya.

Dari jumlah wajib pajak yang dilayani tersebut bisa menyerap nilai pajak kendaraan mencapai puluhan juta Rupiah setiap harinya.

"Untuk Samsat Antar Jemput kita bisa melayani masyarakat wajib pajak setelah menghubungi via telepon dan petugas kami akan datang. Untuk pembayaran pajak tahunan lima menit bisa selesai," kata Hj Anni.

Selain dua cara tersebut, dalam waktu dekat, UPPD Samsat Banjarmasin I juga akan inisiasi program Galuh Samsat.

Dimana seluruh petugas akan diisi personel wanita dan bergerak di titik-titik ramai dan potensial untuk melayani pembayaran pajak kendaraan sekaligus melakukan edukasi soal pentingnya pajak kendaraan bagi daerah.

Untuk meningkatkan lagi minat masyarakat patuh membayar pajak kendaraan, di Bulan Desember mendatang pihaknya juga akan membuat program doorprize bagi para wajib pajak yang tunaikan kewajibannya.

"Untuk kendala saat ini rasanya masih dari masyarakat wajib pajak yang menunggu dan menunggu ada pemutihan. Jadi terus terjadi tunggakan," kata Hj Anni.

Karena itu, UPPD Samsat Banjarmasin I juga makin intensifkan kerjasama dengan pihak Kepolisian melalui kegiatan-kegiatan razia kendaraan untuk menagih jika ada tunggakan pajak dari wajib pajak yang terjaring razia.

Dalam wilayah kerjanya termasuk di Banjarmasin Timur dan Selatan, Hj Anni nyatakan potensi pajak kendaraan terbesar kurnang lebih 80 persen berasal dari kendaraan roda dua.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved