Berita Tanahlaut

Buka Jambore Forum Anak Daerah Tala, Bupati Sukamta Ingatkan Tentang Hak Anak

Bupati Tanahlaut H Sukamta saat membuka jambore forum anak daerah Tanahlaut Senin (17/11/2019).

Buka Jambore Forum Anak Daerah Tala, Bupati Sukamta Ingatkan Tentang Hak Anak
banjarmasinpost.co.id/ milna sari
Sukamta mengalungkan tanda peserta jambore forum anak daerah Tanahlaut yang diadakan selama dua hari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Bupati Tanahlaut H Sukamta saat membuka jambore forum anak daerah Tanahlaut Senin (17/11/2019).

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan Hak anak saat ini masih banyak yang belum dipenuhi oleh pemerintah.

Menurutnya, anak-anak harus tahu hak-hak nya yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Karenanya melalui jambore ia berharap anak Kabupaten Tanahlaut bisa mengerti hak-hak anak.

Tak hanya itu ia juga meminta agar adanya forum anak daerah bisa menjadi wadah berkreativitas dan berbagi ilmu anak Tanahlaut.

Kecelakaan Maut Truk Tangki vs Yamaha Mio, Hardi Tewas di Kolong Truk Aspal Curah

Jadwal & Head to Head Timnas Malaysia vs Indonesia Siaran Langsung di TVRI & Live Streaming Mola TV

Syarat Terbaru Penerimaan CPNS, Pendaftar Harus dari Perguruan Tinggi yang Terakreditasi BAN PT

Jadwal Argentina vs Uruguay di Laga Persahabatan Tak Live Streaming MolaTV, Lionel Messi vs Suarez

"Jambore ini tak sebelumnya tak pernah diadakan di kabupaten lain selain di Tanahlaut," ujarnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Sementara Kadis Dalduk KB PPPA Kabupaten Tanahlaut Wiyanto mengatakan kasus kekerasan terhadap anak saat ini masih didominasi kasus pelecehan seksual.

Namun sayangnya kebanyakan anak tak berani melapor. Biasanya yang melapor adalah keluarga dan perangkat desa.

"Dengan adanya jambore ini kita harapkan nantinya anak tak hanya menjadi pelopor namun juga menjadi pelapor," tambahnya.

Jalan Sampit-Pangkalanbun Putus, PUPR Seruyan dan Balai Jalan Bakal Perbaiki Jalan Ambles

Mutu Pendidikan di Banjarmasin di Bawah Standar Nasional, Kadisdik Ungkap Penyebabnya

Guru Cabuli Siswa Sebuah SMAN di Tamban Batola, Mengaku Melakukan Tanpa Paksaan

Hal itu dikarenakan anak juga berhak mendapatkan perlindungan dari pemerintah. Oleh sebab itu tambahnya bakal ada UPT perlindungan perempuan dan anak yang sebelumnya hanya rumah perlindungan perempuan dan anak.

"Dengan ditingkatkan menjadi UPTD kita harapkan kekerasan terhadap anak bisa benar-benar dilaporkan," terangnya. (Banjarmasinpost.co.id/Milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved