Guru Cabuli Siswa

BREAKING NEWS : Cabuli 15 Siswa SMA, Guru Agama di Tamban Batola Ini Pakai Modus Beri Amalan

Seorang guru agama honorer di sebuah sma di Kecamatan Tamban Kabupaten Batola ditangkap setelah diduga melakukan pencabulan terhadap 15 siswanya

BREAKING NEWS : Cabuli 15 Siswa SMA, Guru Agama di Tamban Batola Ini Pakai Modus Beri Amalan
istimewa/humas polres batola
Kapolres Barito Kuala, AKBP Bagus Suseno Kasat Reskrim AKP Edy Yulianto dan Kapolsek Tamban AKP Aunur Rozaq menggelar jumpa pers kasus penyimpangan seksual S (50), guru ngaji di sebuah SMA di KecamatanTamban tersangka pencabulan 15 siswa, Senin (18/11/19) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - BREAKING NEWS : Cabuli 15 Siswa SMA, Guru Agama di Tamban Batola Ini Pakai Modus Beri Amalan.

Bejat. Itulah yang dilakukan S (50), seorang guru agama honorer provinsi salah satu SMAN Kecamatan Tamban, Kabupaten Batola.

Bukannya, memberikan pendidikan agama yang baik, malah berbuat tidak senonoh kepada puluhan siswa pria.

S dihadirkan saat jumpa pers Polres batola dengan kasus penyimpangan seksual tersangka pencabulan 15 siswa, Senin (18/11/19) sore.

Hadir dalam jumpa pers tersebut Kapolres Barito Kuala, AKBP Bagus Suseno didampingi Kasat Reskrim AKP Edy Yulianto dan Kapolsek Tamban AKP Aunur Rozaq.

Oknum guru agama ini ditangkap Satreskrim Polres Barito Kuala Sabtu (16/11/19) lalu. Kasus ini terungkap setelah salah satu orang tua korban melapor pada 12 November tadi.

Cegat Residivis Ini di Batibati Tanahlaut, Polisi Gagalkan Pengiriman Sabu Hampir 1 Kg ke Tanbu

LIVE RCTI! Jadwal Lengkap Timnas U23 Indonesia di SEA Games 2019, Target Emas, Perdana vs Thailand

Amarah Dorce Gamalama Kepada Atta Halilintar yang Dituding Menistakan Agama, Begini Reaksinya

Bekuk Pelaku Curanmor Ini, Polisi Banjarbaru Harus Kejar-kejaran di Rawa Tanjung Rema Martapura

Kapolres Batola AKBP Bagus Suseno, menjelaskan untuk menangkap pria beristri dan beranak dua ini, polisi mengejar S hingga Trenggalek, Jawa Timur sebelum kemudian digelandang ke Mapolres Batola.

“Awalnya ada laporan orang tua salah seorang korban, kami langsung mengumpulkan siswa lain yang mungkin pernah menjadi korban. Kita juga kumpulkan unsur muspika kecamatan Tamban,” kata Bagus

Dari pendataan sementara, sambung Bagus, ada 15 siswa dari SMA Tamban tersebut yang menjadi korban.

Rata-rata siswa SMA ini masih di di bawah umur. Perinciannya 13 siswa masih di bawah umur dan 2 siswa diantaranya sudah dewasa.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved