Korban Amandit Aquatic Center

Fakta Korban Tenggelam di Kolam Renang Amandit Aquatic Center, Masuk Tanpa Tiket

Tragedi tewasnya pengunjung kolam renang Amandit Aquatic Center di Desa Ganda, Sungai Raya, Hulu Sungai Selatan, masih ramai diperbincangkan..

Fakta Korban Tenggelam di Kolam Renang Amandit Aquatic Center, Masuk Tanpa Tiket
capture rekaman CCTV
Kolam renang Amandit Aquatic Center dekat Stadion 2 Desember di Desa Ganda, Sungai Raya, HSS, tempat tenggelamnya korban 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Tragedi tewasnya pengunjung kolam renang Amandit Aquatic Center di Desa Ganda, Sungai Raya, Hulu Sungai Selatan, masih ramai diperbincangkan.

Masalahnya, korban M Ramadhani (22) warga Jalan Jenderal Sudirman Tibung, Kandangan, saat itu tenggelam usai melompat dari papan loncat indah, hingga berupaya menepi ke pinggir kolam dengan susah payah, namun akhirnya tenggelam danluput dari perhatian pengunjung lainnya.

Namun, keberadaan korban di kolam renang sendiri ternyata ilegal.

Menurut Kepala Seksi sarana dan prasarana Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata HSS, Syakhril Anwar, korban masuk ke area kolam renang tanpa tiket.

Malam-malam, Nagita Slavina Dipaksa Raffi Ahmad Lakukan Ini, Ibu Rafathar Sebut Soal Penyiksaan

Mobil Rp 2 Miliar Mulan Jameela Disorot Seusai Pamer Rumah Mewah, Istri Ahmad Dhani Lakukan Ini

Keganjilan Doa Gempi untuk Gisella Anastasia, Eks Gading Marten Diminta Sabar, Soal Video Syur?

"Hasil rekaman CCTV dia masuk dengan cara memanjat pagar belakang, sekitar pukul 17.18, langsung melompat ke air dari papan loncat indah. Kemudian tenggelam, sekitar lima menit baru muncul lagi hingga kemudian berusaha menepi ke pinggir kolam, tapi kesulitan hingga akhirnya tenggelam,"ungkap Syakhril, Senin (18/11/2019).‎

Menurut Syakhril, pascakejadian, kolam renang yang merupakan fasilitas baru di HSS tersebut tetap dibuka untuk umum.

Hanya saja, untuk kolam renang yang digunakan korban, diblokir sementara untuk pembersihan, dengan cara dikuras sampai habis airnya, lalu dibersihkan dan diisi air baru.

"Hasil rapat koordinasi dengan pengelola, diblokir sementara pembersihan saja. Selanjutnya kembali dibuka untuk umum dan bagi petugas kami sudah meminta agar lebih meningkatkan keamanan," katanya.

Syakhrir juga mengimbau pengunjung, agar menaati peraturan yang berlaku selama menggunakan kolam renang.

Aturan pengunjung, jelas dia sudah ditempel di area Amandit Aquatic Canter tinggal sama-sama menjaga keamanan, kenyamanan dan kebersihan.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved