Tewas Saat Memasang Kabel
Kakak Korban Rigger Meninggal di Desa Ranggang, Takisung Mengaku Pasrah
Mengetahui adiknya dinyatakan meninggal dunia, Slamet hanya bisa pasrah dengan mata berkaca-kaca.
Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Mengetahui adiknya dinyatakan meninggal dunia, Slamet hanya bisa pasrah dengan mata berkaca-kaca.
Ia tak kuasa membendung air matanya begitu mengetahui adik terakhirnya dari lima bersaudara telah berpulang.
Slamet dan adiknya, M Salim Ramadhoni (23) datang ke Kalimantan Selatan tepatnya Kabupaten Tanahlaut karena harus mengerjakan tugas sebagai rigger di CV Kaliber sub kontraktor sebuah perusahaan seluler.
• Kala Roy Kiyoshi & Mbak You Adu Terawang, Sohib Robby Purba & Ruben Onsu Disebut Tak Pede
• BREAKING NEWS: Pemasang Kabel Jaringan Seluler Tewas di Ranggang
• Jawaban Luna Maya Usai Didesak Boy William Soal Pacar, Eks Ariel NOAH Diskakmat Teman Raffi Ahmad
Sudah beberapa titik di Tanahlaut dipasangnya tiang jaringan seluler.
"Sudah dua bulan saya di sini," ujarnya kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (18/11/2019).
Memang sebutnya ia bersama adiknya sama-sama rigger (juru ikat, Red)
Bahkan saat kejadian ia tengah bersama adiknya tersebut.
"Yang nama rezeki, maut tidak kan tidak tahu kapan," ujarnya.
Rencananya jenazah Doni, sapaan akrab korban bakal dipulangkan ke Cilacap Jawa Tengah untuk dimakamkan.
"Semoga ada pertanggungjawaban dari perusahaan atas kejadian ini," ujarnya.
M Salim Ramadhoni (23) merupakan petugas rigger yang tewas saat pemasangan tiang kabel jaringan seluler XL di Desa Ranggang.
Banjarmasinpost.co.id/Milna
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/m-salim-ramadhoni-23-diduga-kesetrum-saat-memasang-kabel-jaringan-seluler.jpg)