Breaking News:

Berita Jakarta

Menteri KKP Datangi Kadin : Saya Minta Maaf Bila Selama 5 Tahun Ini Banyak Aspirasi Tak Tertampung

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo merasa ada sesuatu hal yang janggal yang tidak terkomunikasikan dengan baik dalam 5 tahun terakhir di KKP.

(KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI)
Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (28/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyambangi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk membahas upaya memajukan sektor perikanan dan menampung aspirasi para pelaku usaha.

Dilansir dari Kompas.com, menteri KKP pengganti Susi Pudjiastuti itu merasa ada sesuatu hal yang janggal yang tidak terkomunikasikan dengan baik dalam 5 tahun terakhir di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Saya merasa 5 tahun ini ada sesuatu yang janggal, yang mungkin belum terkomunikasi dengan baik. Saya tidak bermaksud men-down grade pendahulu saya," kata Menteri KP Edhy Prabowo di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Edhy menuturkan, sesuatu yang janggal itu adalah komunikasi dengan nelayan. Dia bilang, ada banyak pelaku usaha di sektor perikanan yang aspirasinya belum didengar selama 5 tahun belakangan.

Mantan Menteri KKP Susi Tetap Aktif Berkicau, Syarat bagi Mereka yang Pingin Di-follow Balik

Untuk itu, Edhy akhirnya menyambangi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk membahas upaya memajukan sektor perikanan dan menampung aspirasi para pelaku usaha.

Dia mengatakan, pihaknya perlu menyambangi Kadin untuk menjalin komunikasi dan berkolaborasi dengan para pelaku usaha agar kebijakan yang diambil ke depan sesuai dengan permasalahan yang melanda di sektor perikanan.

"Saya lihat Kadin adalah suatu organisasi. Kalau mau memajukan ekonomi, di sinilah kita berdiskusi. Tidak ada negara maju di dunia, yang meninggalkan atau menganak-tirikan pengusahanya. Untuk itu saya akan tampung yang belum terkomunikasikan," ujarnya.

KKP di masa kepemimpinannya memang tengah gencar menjalin komunikasi tentang berbagai kebijakan yang akan diambilnya, yang akan menyempurnakan maupun menggantikan kebijakan di masa Susi Pudjiastuti.

"Misalnya soal mengurus izin-izin kapal yang rumit, aturan di laut dan di darat kan berbeda. Belum lagi ukuran kapal, maupun alat tangkap. Saya tidak mau ada nelayan kecewa dan menjerit, bagaimana kita mengakomodasinya," ucapnya.

Menteri Edhy Prabowo Setop Penenggelaman Kapal Illegal Fishing, Begini Tanggapan Susi Pudjiastuti

Dia berharap dengan mendengarkan aspirasi para pelaku usaha, manfaat kebijakan bisa terlihat di awal tahun 2020. Pun dia meminta maaf jika selama 5 tahun belakangan banyak aspirasi yang belum tertampung.

"Yang jelas kita berharap awal tahun itu keliatan semua. Ini lho hadiahnya dari kami. Kami perlu dukungan para pengusaha. Kami juga mohon maaf kalau 5 tahun lalu ada hubungan komunikasi yang kurang baik," pungkasnya.

Penulis Fika Nurul Ulya/Kompas.com

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menteri KKP: Saya Merasa 5 Tahun Ini Ada Sesuatu yang Janggal...",

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved