Berita Banjarmasin
Pusat Jantung Terpadu RSUD Ulin Ditarget Selesai 2021
Kalimantan Selatan (Kalsel) ditargetkan akan miliki Fasilitas layanan Pusat Jantung Terpadu di Tahun 2021 mendatang.
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kalimantan Selatan (Kalsel) ditargetkan akan miliki Fasilitas layanan Pusat Jantung Terpadu di Tahun 2021 mendatang.
Hal ini seiring dengan target beroperasionalnya layanan Pusat Jantung Terpadu milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
"Akhir 2021 targetnya sudah selesai," kata Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Hj Suciati.
Dijelaskan dr Hj Suciati, jika sesuai rencana, proses pembangunan akan dilakukan secara bertahap dimulai Tahun 2020 dan dilanjutkan Tahun 2021.
Nantinya Pusat Jantung Terpadu akan memiliki area tersendiri yang dibangun khusus di kompleks RSUD Ulin Banjarmasin termasuk ruang-ruang praktek dokter khusus jantung hingga kamar operasi khusus untuk tindakan operasi jantung dan sarana prasarana pendukung.
• Perlakuan Al El Dul Saat Ultah Suami Maia Estianty, Irwan Mussry, Putra Ahmad Dhani Malah Begini
• Episode Baru Kasus Rey Utami, Pablo Benua & Galih Ginanjar, Fairuz A Rafiq Harap Ini Jelang Sidang
Selain dari sisi pembangunan fisik, Manajemen RSUD Ulin juga upayakan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dukung terwujudnya Pusat Jantung Terpadu di Banua.
Sudah miliki lima dokter spesialis jantung, rencananya akan ada tiga tambahan dokter spesialis jantung yang akan berpraktek di fasilitas tersebut.
"Sudah ada lima, yang tiga masih pendidikan di RS Harapan Kita di Jakarta," kata dr Hj Suciati.
Fasilitas tersebut diklaimnya strategis dibangun di Banjarmasin, pasalnya jumlah penderita penyakit jantung yang dilayani di RSUD Ulin Banjarmasin cukup tinggi mencapai 20 sampai 30 pasien setiap harinya.
Keoptimisan terwujudnya fasilitas tersebut bukan tidak berdasar, pasalnya RSUD Ulin Banjarmasin disetujui untuk mendapatkan alokasi dana pembangunan fasilitas pelayanan Pusat Jantung Terpadu oleh DPRD Provinsi Kalsel.
Dibenarkan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, H M Luthfi Saifuddin, anggaran untuk pembangunan dialokasikan sebesar kurang lebih Rp 100 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel Tahun Anggaran 2020.
Walau demikian, H M Luthfi mengingatkan Manajemen RSUD Ulin untuk tidak hanya fokus pada proses pembangunan fasilitas baru dan menomorduakan pemeliharaan fasilitas yang sudah dimiliki.
"Jangan cuma fokus bangun-bangun terus tapi yang sudah ada tidak dirawat dengan baik," kata H M Luthfi.
(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/20191111dhody-rsud-ulin-banjarmasin1.jpg)