Berita Banjarmasin

BALAI Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI Sulit Tagih Pembangunan Fender Jembatan Rumpiang

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI mengaku kesulitan menagih perusahaan tongkang batu bara penabrak fender jembatan rumpiang.

BALAI Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI Sulit Tagih Pembangunan Fender Jembatan Rumpiang
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Widya Kusumo pejabat pembuat komitmen (PPK) Provinsi Kalsel Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI mengaku kesulitan menagih perusahaan tongkang batu bara penabrak fender (tiang pengaman) Jembatan Rumpiang untuk kembali membangun fender jembatan yang pernah diresmikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 25 April 2008 silam.

“Kita terus cecar terus PT Maritim Barito Perkasa (Adaro Group) selaku perusahaan tongkang batu bara yang menabrak fender Jembatan Rumpiang, di Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola Selasa (24/9/19) lalu agar segera membangun kembali fender senilai Rp2,3 miliar” kata Widya Kusumo pejabat pembuat komitmen (PPK) Provinsi Kalsel Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI, Selasa (19/11/19).

Menurut Wimo,dari pihak PT Maritim Barito Perkasa melimpahkan pembangunan fender atau tiang pengaman jembatan itu ke Spica Service Indonesia PT Spicaputra Sarana sebagai perusahaan asuransi.

“Kan, dari pihak PT Maritim Barito Perkasa yang menabrak fender tiang jembatan Rumpiang. Seharusnya, perusahaan tersebut dulu yang membangun fender setelah itu baru minta ganti rugi atau klaim ke pihak asuransi. Kita cecar terus PT Maritim Barito Perkasa untuk segera membangun kembali fender,” katanya.

Meminimalisir Percaloan, Antrean Pemohon Paspor Kini Pakai Deteksi Wajah

Ulah Krisdayanti Ungkap Polah DPR RI Terdahulu, Istri Raul Lemos & Teman Mulan Jameela Bongkar Ini

Desa Matanghanau di Balangan Jadi Desa Tangguh Bencana, Warga Diajarkan Cara Penanganan Bencana Alam

Heboh Kasus Investasi Bodong Kampung Kurma, OJK Harapkan Masyarakat Kalsel Tak Ada yang Jadi Korban

Seperti diketahui Untuk kesekian kalinya tongkang batu bara kembali menabrak tiang pengaman atau pander di jembatan Jembatan Rumpiang di Desa Rumpiang, Kelurahan Marabahan Kota, Kabupaten Batola Selasa (24/9/19) subuh.

Akibat senggolan tongkang batu bara tersebut, fender atau tiang pengaman Jembatan Rumpiang roboh dan tenggelam ke Sungai Barito.

Pada pagi tersebut sebuah tongkang kosong MBP 1512 yang ditarik tug boat BMP 3210 berlayar dari Banjarmasin tujuan Klanis dengan keadaan air Sungai Barito pasang.

Saat mendekati Jembatan Rumpiang, mereka segera berpapasan dengan tug boat MBP 3212 yang menarik tongkang Bakau bermuatan batu bara dari Klanis dengan tujuan Tabanio.

Pihak kepanduan dari Dinas Perhubungan sudah memberi tahu tug boat MBP 3210 agar memutarkan haluan guna memberi jalan kepada tug boat MBP 3212 yang segera melintas di bawah jembatan.

Razia Angkutan Jaring 11 Pelanggaran, Catat Ini Jadwal Sidangnya di Pengadilan Negeri Martapura

Reaksi Tak Terduga Roy Kiyoshi ke Sosok yang Bikin Vlog Rumah Makan Ruben Onsu Pakai Pesugihan

Handil Berkat Karya Landasan Ulin Barat Geger Mayat Lelaki Terkapar, Kepalanya Terendam Air

Namun dengan kondisi arus deras, tug boat MBP 3210 tidak sempat membawa tongkang kosong MBP 1512 untuk memutar haluan. Akibatnya tongkang terseret ke pinggir dan menyenggol fender atau tiang pengaman jembatan Rumpiang hingga tenggelam.

Tidak hanya fender, tongkang MBP 1512 juga sempat menggerus cor semen yang mengelilingi kaki jembatan Barito bagian luar. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved