HSU Mantap

DPRD HSU Setujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2020, Bupati Abdul Wahid Sampaikan Ini

Fraksi-fraksi di DPRD HSU menerima dan menyetujui rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020

DPRD HSU Setujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2020, Bupati Abdul Wahid Sampaikan Ini
humas Pemkab HSU
Bupati HSU Abdul Wahid HK lakukan penandatanganan Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun angaran 2020., Selasa (19/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI- Fraksi-fraksi di DPRD HSU menerima dan menyetujui rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun angaran 2020.

Ini disampaikan melalui rapat paripurnayang dipimpin langsung Ketua DPRD HSU, Almien Ashar Safari di Gedung DPRD setempat, Selasa (19/11/2019).

Disampaikan Almien dalam rancangan Perda APBD 2020 yang disetujui tersebut terdapat defisit sebesar Rp98.454.005, 609.

"Penerimaan setelah pembahasan disepakati sebesar Rp98,4 miliar, dengan pengeluaran sebesar Rp0 rupiah," ujar Almien.

Almien mengatakan, pendapatan daerah sebesar Rp1.121.239.820.840 sedangkan belanja dianggarkan sebesar Rp1.129.693.826.449.

Pembiayaan daerah dari aspek penerimaan sebesar Rp98.454.005,609 sedang pengeluaran Rp0 sehingga pembiayaan netto Rp98.454.005.609. 

Ketua DPRD HSU Almien shar safari lakulan penamdatanganan raperda.
Ketua DPRD HSU Almien shar safari lakulan penamdatanganan raperda. (humas Pemkab HSU)

Sementara itu, Bupati HSU, H Abdul Wahid HK, menyampaikan terima kasih kepada DPRD atas kerja sama dalam pembahasam Raperda APBD 2020 selama ini.

Wahid mengingatkan, sesuai PP 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, maka setiap jumlah pendapatan yang dianggarkan dalam APBD haruslah merupakan perkiraan yang terukur secara rasional dan dapat dicapai berdasarkan kondisi dan potensi untuk setiap pendapatan. 

Paripurna DPRD HSU terkait raperda APBD, Selasa (19/11/2019).
Paripurna DPRD HSU terkait raperda APBD, Selasa (19/11/2019). (humas Pemkab HSU)

"Saya minta kepada semua kepala SKPD agar berupaya semaksimal mungkin merealisaskan target pendapatan, bahkan jika mungkin melampauinya," kata Wahid.

Sebaliknya, untuk anggaran belanja agar dilakukan pengendalian, efesiensi dalam penyerapan anggaran. Terlebih untuk pengadaan barang dan jasa harus di rencanakan awal tahun sehingga semua kegiatan dan tender dapat dilaksanakan dalam satu tahun anggaran. (aol/*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved