Berita Kalteng

Rektor IAIN Palangkaraya Ini Latih 40 Khatib Cara Ceramah Beretika

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Kalimantan Tengah memberikan pelatihan kepada 40 orang khatib dengan etika yang baik

Rektor IAIN Palangkaraya Ini Latih 40 Khatib Cara Ceramah Beretika
istimewa
DR Khairil Anwar Rektor IAIN Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Kalimantan Tengah memberikan pelatihan kepada 40 orang khatib dengan etika yang baik dengan penguatan cara pandang, sikap maupun praktik beragama untuk perdamian dan kemaslahatan umat.

Rektor IAIN Palangkaraya, Khairil Anwar, Selasa (19/11/2019) mengharapkan, khatib kedepan dalam mensiarkan agama lebih baik lagi dan isi ceramah yang diberikan lebih berbobot dengan etika yang baik, sehingga pesan yang disampaikan kepada jemaah lebih baik lagi

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Khairil Anwar, dihadapan 40 Peserta pelatihan Khatib se Kalimantan Tengah (Kalteng) menghendaki setiap khatib sedianya, menerapkan beberapa hal dalam ceramah agama (khutbah) ketika bicara di rumah ibadah.

Seruan itu memiliki Pemahaman dan komitmen tujuan utama diturunkannya agama Islam berdasarkan pengetahuan ajaran pokok agama Islam.

Live Mola TV! Link Live Streaming Garuda Select vs Oxford U18 di Inggris, Tanpa Bagus Kahfi

Kondisi Dermaga Sungai Gampa Batola Tak Layak, BPTD XV Kalsel Perjuangkan Rehab Total

Pekerja Pemasang Kabel Tewas Tersetrum di Takisung Tanahlaut, XL Axiata Beri Tanggapan

BERLANGSUNG! Live Streaming Mola TV Brasil vs Korsel, Ujicoba Live TV Online Brazil vs Korea Selatan

"Kemudian, disampaikan dalam kalimat yang santun dalam ukuran dan kepatutan serta menghilangkan ujaran kebencian," ujar Khairil Anwar.

Selain itu, juga bernuansa mendidik berupa nasehat dan pengetahuan yang mengarah kepada kebaikan serta penyempurnaan ahlak.

Di hadapan peserta, Khairil Anwar yang berasal dari Kota Martapura dan mantan Aktivis HMI, ini, menegaskan, seorang khatib harus sadar materi yang dipaparkan, tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan UU 1945.

Mio vs Truk Tangki di Dekat Jembatan Basirih Lingkar Selatan Banjarmasin, Satu Korban Menyusul Tewas

Tiga Bulan Nunggak Pajak, Toko Crystal Bakeri di Banjarbaru Dipasang Striker Ini

Pilkada Kalsel 2020, Paman Birin Pinang Gerindra, Denny Indrayana Tak Khawatir

Materi tidak bertentangan dengan Suku Agama, Ras dan Antargolongan atau SARA. Juga tidak bermuatan penghinaan, pelecehan pandanganl atau keyakinan dalam praktik ibadah umat beragama.

"Isi khotbah, juga jangan bermuatan kampanye poltik praktis dan promosi bisnis serta tunduk pada ketentuan yang berlaku," ujarnya. (banjarmasinpost co / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved