Berita HSS

Antisipasi Bencana Banjir Hingga Tanah Longsor, Bupati HSS Minta BPBD dan Camat Siagakan Aparat Desa

Mengantisipasi bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung yang sering terjadi saat musim hujan, Bupati HSS keluarkan edaran.

Antisipasi Bencana Banjir Hingga Tanah Longsor, Bupati HSS Minta BPBD dan Camat Siagakan Aparat Desa
dinas kominfo hss
Bupati HSS dan KH Ahmad Syairazi satu ulama HSS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Cuaca di Kabupaten Hulu Sungai Selatan mulai memasuki musim hujan. Mengantisipasi  maupun menghadapi bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung yang sering terjadi saat musim hujan, Bupati Hulu Sungai Selatan  mengeluarkan surat edaran terkait hal tersebut.

Surat edaran yang ditandatangani Bupati HSS H Achmad Fikry tertangal 8 Nopember 2019 terebut, ditujukan kepada kepala badan, dinas, instansi vertikal, pimpinan BUMN/BUMD, kepala bagian Setda HSS, camat se-HSS, seluruh lurah dan Kades, pimpinan perusahaan perkebunan sawit dan pertambangan batu bara hingga organisasi dan relawan penanggulangan bencana se-HSS.

Menurut Fikry, edaran tersebut menindaklanjuti surat Gubernur Kalsel 15 Oktober 2019 lalu serta perkiraan musim hujan di HSS oleh BMKG Banjarbaru. Ada sembilan poin yang dalam surat edaran bupati tersebut.

Antara lain mengoptimalkan peran dan fungsi BPBD dan Kesbangpol sebagai koordinator  melalui kerjasama dan keterpaduan antara semua pihak terkait.

Diundang Maulid di Gang Syahdan Kandangan, Bupati HSS, Kenang Masa SMA dan Sejarah Gang

Tabrakan Beruntun 5 Mobil di Gunung Raja Tanahlaut, Untung Tak Ada Korban Jiwa, Sempat Macet

BREAKING NEWS : Geger, Ditemukan Kerangka Bayi di Kompleks Beruntung Jaya Banjarmasin

Di antaranya TNI, Polri, instansi pemerintah kabupaten, instansi vertikal, ormas, para camat , lurah dan kades hingga lembaga pendiidkan, dunia usaua dan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. 

Bupati juga meminta agar langkah antisipasi dilakukan mulai upaya pencegahan. Seperti menyiapak sumber daya manusia, perlengkapan, logistic, tempat peampungansementara, jalur evakuasi posko lapangan, protap penanggulangan bencana, peta rawan bencana, tempat perawatan kesehatan.

Termasuk mengecek kondisi bendungan, pintu air, siring, saluran air, jembatan dan sarana dan prasarana umum lainnya.

“PAda saat terjadi bencana, BPBD Kesbangpol harus secepatnya memberikan pelayanan tanggap darurat di  lokasi bencana, dengan prioritas menyelamatkan jiwa manusia serta pemenuhan kebutuhan dasar korban sera perbaikan darurat sarana dan prasarana untuk kelancaran jalur evakuasi pengiriman bantuan,”kata Fikry.

Selain itu posko-posko siaga bencana pada OPD diaktifkan untuk pemantauan pengamatan lapanganserta dalam rangka koordinasi operasional saat terjadi bencana. Khusus para camat diminta memerintahkan jajarannya dan aparat desa masing-masing wilayah agar melakukan upaya pencagahandan meningkatkan kesiapsiagaan , terutana di wilayah rawan banjir.

“Juga melaporkan setiap kejadian bencana secepatnya secara lengkap dari masing-masing pihakkepada bupati dengan tembusan BPBD Kesbangpol serta dinas sosial. (banjarmasinpost.co.id/hanani)  

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved