Berita Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Kekurangan Perahu Karet, Desember 2019 Dipredikasi Mulai Ancaman Musibah Banjir

Pada awal Desember nanti akan digelar rapat koordinasi kesiapsiagaan musibah Banjir. Kabupaten Banjar akan dihadapkan dengan kondisi hujan deras.

banjarmasipost.co.id/nia kurniawan
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, H Irwan Kumar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pada awal Desember nanti akan digelar rapat koordinasi kesiapsiagaan musibah Banjir. Kabupaten Banjar akan dihadapkan dengan kondisi hujan deras yang dapat jadi ancaman banjir, bahkan puting beliung.

Kepala UPTD damkar dan penyelamatan Kabupaten banjar Gusti Yudhi mengaku pihaknya selalu siaga dan siap membantu. Namun tak dapat dipungkiri juga kekurangan sarana penunjang seperti perahu karet.

" Bila ada perahu karet kami bisa bisa bantu logistik, evaluasi. Tapi kini Kami sudah tidak punya lagi. Dulu sempat ada, lalu rusak dan tambal sulam hingga akhirnya tak lagi bisa ditambal sulam, kini tak punya," ucap Gusti Yudhi, Kamis (21/11/2019).

Dikatakannya keberadaan BPK pun penting untuk turut bantu penanganan musibah di Kabupaten Banjar. Dari sebanyak 111 BPK yang ada di Kabupaten Banjar, ada 73 BPK yang sudah melengkapi berkas terdaftar.

Antisipasi Bencana Banjir Hingga Tanah Longsor, Bupati HSS Minta BPBD dan Camat Siagakan Aparat Desa

Soal Ancaman Puting Beliung di Kalsel, BPBD Minta Daerah Petakan Kawasan Rawan Bencana

Data ini disampaikan saat menghadiri silaturahmi BPK se kabupaten Banjar bersama Buser 690 Banjar UPT damkar kab Banjar dan milad ke 1 BPK Radja Astambul di Posko BPK Radja Astambul, Desa Astambul kota RT 3 kecamatan Astambul.

"Ya kami siap bantu dan kawasan kami juga rawan Banjir, juga kecelakaan. di Astambul ini ada tiga unit BPK termasuk kami, siap bersinergi," ucap Ketua BPK Radja Astambul Husnawi Diani.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, H Irwan Kumar, Kamisn(21/11) mengatakan Setelah Karhutla selesai, kini hadapi musibah angin puting beliung , "dua Minggu terakhir ini musibah angin puting beliung terjadi di sejumlah desa dan kecamatan seperti gambut, tatah makmur, beruntung baru, sungai Tabuk, ," ucapnya

Dikatakannya lebih lanjut, pihaknya segera lakukan tanggap darurat. Diimbaunya, agar para camat dan pembakal sigap dalam melakukan pendataan pasca musibah, lakukan sesegara mungkin. Pasalnya dari data itu sangat penting untuk pengurusan bantuan.

Jadi dari data itu dapat segera dilakukan pengajuan jadi bantuan dapat segera disampaikan. Bencana datangnya tidak bisa diduga , jadi harus siap.

Bank Bukopin Gelar Smart Gathering Nasabah Prioritas, Kenalkan Produk Terbaru dan Talkshow Kesehatan

Warga Sungai Asam Karang Intan Nyatakan Stop BABS, Bupati Banjar Harapkan Komitmen Bersama

"Sementara ancaman masih Puting beliung, banjir belum karena curah hujan belum tinggi. Diprediksi Pertengahan desember akan mulai hujan yang rawan sebabkan banjir , Desember awal nanti rakor apel siaga kesiapan antisipasi banjir," katanya.

Dia berharap juga ada bentuk dari dukungan SPKD lain, karena penanganan musibah ini merupakan tanggung jawab bersama.

"Instansi terkait dukungan SKPD lain diharapkan, dishub misalnya bisa bantu perlancar arus. Janganlah dishub berdiam diri ketika ada suatu musibah di lokasi, kan jalanan bisa macet, kerumunan masyarakat di lokasi. Ya diharapkan ikut andit bantu kelancaran lalulintas. Kalau TNI dan Polri selalu siaga," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved