Berita Banjarmasin

Dinsos Kota Banjarmasin Akan Resmikan Pasutri Nikah Siri, Gelar Nikah Isbat pada 2020

Pasalnya pada 2020 mendatang, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Sosialnya pun berencana akan melaksanakan program nikah isbat bagi mereka.

Dinsos Kota Banjarmasin Akan Resmikan Pasutri Nikah Siri, Gelar Nikah Isbat pada 2020
Banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Kadinsos Banjarmasin, Iwan Ristianto. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabar gembira datang kepada sejumlah pasutri (pasangan suami istri), yang sudah meresmikan hubungannya namun belum tercatat di Kantor Agama atau biasa lebih dikenal nikah siri.

Pasalnya pada 2020 mendatang, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Sosialnya pun berencana akan melaksanakan program Nikah Isbat bagi mereka.

Namun bukan kepada seluruh masyarakat, melainkan nikah isbat nanti hanya diperuntukkan kepada pasangan yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto saat dikonfirmasi pun membenarkan hal tersebut. Menurutnya program itu diadakan supaya memberikan kemudahan kepada masyarakat pra sejahtera di Banjarmasin dalam mendapatkan kelengkapan berkas pernikahan.

Pasutri Pembuat Uang Palsu di HSU, Upal yang Dibuat Diduga Capai Jutaan Rupiah

Hanya Empat Kabupaten Kota Ini yang Telah Tetapkan UMK, Sisanya Wajib Terapkan UMP

UMK Tabalong Tahun 2020 Naik Rp 233 Ribu Menjadi Rp 2.972.632,63, Kadisnaker : Akan Disosialisasikan

" Iya terutama bagi mereka yang sudah menikah tapi secara hukum dan negara belum tercatat di kantor agama," jelasnya.

Selain itu, tambahnya lagi dengan dilaksanakannya nikah isbat nanti hak anak yang lahir dalam pernikahan tersebut pun juga terlindungi.

Karena mereka yang selama ini mungkin kesulitan mengurus berkas diantaranya akta kelahiran anak, setidaknya bisa terbantu dengan telah diakuinya sang orangtua tersebut di depan hukum.

" Iya kan dalam mengurus akta kelahiran anak tentu orangtua pun perlu surat menyurat pernikahan yang lengkap sebagai persyaratannya. Nah dengan telah mengikuti nikah isbat nanti, tentu sang orangtua pun mendapatkan kelengkapan itu," jelasnya.

Iwan menambahkan lagi, untuk nikah isbat rencananya akan dilaksanakan pada Februari 2020 mendatang. Menyediakan anggaran sebanyak Rp 50 juta, ia menargetkan pada program tersebut bisa menikahkan 50 pasangan.

" Untuk pendaftaran, juga sudah kami buka pada 19 November 2019 tadi. Peserta terbuka untuk umum, baik usia tua maupun muda," jelasnya.

Berbicara tentang persyaratan Iwan merincikan calon peserta diantaranya harus melengkapi fotokopi KTP suami dan istri serta kartu sebanyak dua rangkap. Kemudian fotokopi dua orang saksi sebanyak dua lembar.

200 Peserta Bakal Hadiri Rakerda V MUI se-Kalimantan di Kota Banjarbaru, Ini Tujuannya

Validasi 14 Ribu Warga Miskin Penerima Bantuan Sosial di Tapin Hanya 40 Persen, Ini Konsekwensinya

Selain itu, calon peserta nikah isbat juga harus melengkapi surat keterangan nikahnya dari penghulu kelurahan maupun pernyataan bersangkutan.

Kemudian bila calon peserta nanti berstatus janda atau duda, mereka juga wajib membuat surat keterangan. Sedangkan terakhir mengisi formulir permohonan nikah isbat.

" Nah, bila nanti sudah dirasa lengkap silahkan nanti serahkan dan datang langsung ke Kantor Dinsos Banjarmasin, di kawasan Jalan Ir PHM Noor Kelurahan Pelambuan," tutupnya. (banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved