Berita Tabalong

Komisi III DPRD Kalsel Kawal Ganti Rugi ke Warga Pugaan Terkait Kasus Semburan Minyak Pertamina

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Sahrujani mengatakan pihaknya sengaja melakukan sidak untuk mengetahui kondisi terakhir.

Komisi III DPRD Kalsel Kawal Ganti Rugi ke Warga Pugaan Terkait Kasus Semburan Minyak Pertamina
Istimewa/DPRD Kalsel
Ketua Komisi III DPRD Provinsi H Sahrujani bersama tim sidak ke Desa Pampanan Kecamatan Pugaan untuk melihat langsung kondisi terkini setelah adanya semburan gas bercampur minyak, Kamis (21/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel H Sahrujani bersama tim melakukan sidak langsung ke Desa Pampanan Kecamatan Pugaan, dalam rangka melihat langsung kondisi terkini setelah adanya semburan gas yang bercampur minyak, Kamis (21/11/2019).

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Sahrujani mengatakan pihaknya sengaja melakukan sidak untuk mengetahui kondisi terakhir.

“Kami juga sudah bertemu dengan pihak Pertamina dan meminta penjelasan mengenai ganti rugi yang akan diberikan kepada warga,” ujarnya.

Dishub Kalsel Akan Tempatkan Personel di Jembatan Darurat Sungai Gardu III, Prioritas Jalan Rahayu

Sempat Merosot Tajam, Per November 2019 HBA Naik 2,27 Persen, Aspektam : Bisnis Batubara Kalsel Lesu

Leasing Genjot Pinjaman dan Kredit Sepeda Motor Jelang Akhir Tahun, Banyak Promo Menarik

Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan yang menangani masalah pertambangan dan Sumber Daya Alam (SDA) sehingga mereka ingin  melihat langsung dan memastikan hal serupa tidak terjadi lagi di tempat lain. Mengingat jumlah sumur bor yang ada di Kabupaten Tabalong cukup banyak.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi H Sahrujani bersama tim melakukan sidak ke Desa Pampanan Kecamatan Pugaan, dalam rangka melihat langsung kondisi terkini setelah adanya semburan gas bercampur minyak, Kamis (21/11/2019)
Ketua Komisi III DPRD Provinsi H Sahrujani bersama tim melakukan sidak ke Desa Pampanan Kecamatan Pugaan, dalam rangka melihat langsung kondisi terkini setelah adanya semburan gas bercampur minyak, Kamis (21/11/2019) (istimewa)

 Kami menghargai dengan adanya tanggung jawab pihak Pertamina dengan membayarkan ganti rugi.

“Mereka mengupayakan awal Desember seluruh ganti rugi akan dibayarkan,” ujarnya.

Perhitungan pemberian ganti rugi nantinya akan diverifikasi, dan menunggu hasil lab untuk mengetahui dampak ke tanaman di sekitar lokasi kejadian. Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved