Berita Tabalong

Maksimalkan Pendapatan, Pelayanan Pajak dan Retribusi di Tabalong Buka di Hari Libur

Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah kembali di evaluasi memasuki tahap akhir tahun.

Maksimalkan Pendapatan, Pelayanan Pajak dan Retribusi di Tabalong Buka di Hari Libur
istimewa
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Erwan menggelar rapat bersama dengan tim optimalisasi dan yustisi yang terdiri dari SKPD dan seluruh camat serta instansi terkait. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah kembali di evaluasi memasuki tahap akhir tahun.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Erwan menggelar rapat bersama dengan tim optimalisasi dan yustisi yang terdiri dari SKPD dan seluruh camat serta instansi terkait.

Erwan menjelaskan target retribusi dari seluruh SKPD dan kecamatan, pemasukan daerah terbagi dalam retribusi dan pajak. Untuk retribusi sendiri hingga oktober 2019 dari targer sekitar Rp 200 miliar tercapai sekitar Rp 144 miliar.

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk memaksimalkan pendapatan dari pajak dan 15 kategori retribusi, terlebih saat ini mendekati akhir tahun, ” ujarnya.

Jelang Akhir Tahun, Diler Sepeda Motor Berikan Promo Spesial Bagi Konsumen

Polres Tanahbumbu Ungkap Tujuh Kasus dengan 17 Tersangka Kasus Jambret, Upal hingga Pengeroyokan

Kronologi Ditangkapnya Pasutri Pembuat Uang Palsu di Amuntai HSU, Polisi Kenali Motor Pelaku

Susur Sungai Loksado-Tugu Niih, Komunitas Hijau Pungut 10 Karung Sampah

Erwan menambahkan seluruh camat juga perlu memperhatikan dari target retribusi yang telah ditentukan. Dan diharapkan mempergunakan waktu tersisa akhir tahun ini untuk terus memaksimalkan pendapatan.

Untuk meningkatkan pendapatan rencananya akan membuka pelayanan pada hari libur hingga akhir tahun nanti.

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani dalam sambutannya mengatakan pajak dan retribusi daerah menunjukkan kemampuan dan kemandirian daerah.

Semakin banyak pendapatan yang diperoleh maka akan lebih banyak program pembangunan yang bisa dilakukan.

Anang menambahkan target telah ditentukan dan sebagian besar masih ada yang belum memenuhi target meskipun ada juga yang telah melampaui. Namun untuk memenuhi target retribusi masih belum ditemukan jalan keluarnya.

Susur Sungai Loksado-Tugu Niih, Komunitas Hijau Pungut 10 Karung Sampah

Gara-gara Ayu Ting Ting, Inul Daratista Semprot Fans Via Vallen, Sohib Robby Purba Bikin Iri?

Pasutri Pembuat Uang Palsu di Amuntai Menyasar Warung Kecil di Kabupaten HSU, 18 Warung Jadi Korban

“Setiap SKPD bukan hanya berfokus pada program yang dijalankan namun juga pada pemasukan untuk daerah, keluar dari zona nyaman dan buat inovasi agar target bisa dicapai,” ujarnya.

Penetapan target juga pasti melihat kondisi di lapangan dan bisa diupayakan untuk direalisasikan. Anang menambahkan Pemerintah Pusat saat ini mulai meminta daerah untuk lebih mandiri sehingga daerah perlu bersiap diri. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved