Berita Banjar

Rumah Terancam Digusur Pemkab Banjar, Begini Harapan Ngudiyo

Pembangunan Instalasi Farmasi Kesehatan (IFK) di Jalan Albasia, yang dilakukan Pemkab Banjar melalui Dinas Kesehatan setempat menuai persoalan

Rumah Terancam Digusur Pemkab Banjar, Begini Harapan Ngudiyo
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Ngudiyo bersama sang istri, Eniati, sedih karena Pemkab Banjar akan menggusur kediamannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pembangunan Instalasi Farmasi Kesehatan (IFK) di Jalan Albasia, Martapura, yang dilakukan Pemkab Banjar melalui Dinas Kesehatan setempat menuai persoalan.

Ini mengingat area bagian depan di lokasi pembangunan IFK tersebut ada rumah warga yang dihuni Ngudiyo (kepala keluarga). Lelaki 67 tahun tersebut keberatan dengan rencana Pemkab Banjar menggusur kediamannya.

"Saya sudah berdiam di sini sejak  1980 silam dan lahan di atas bangunan rumah ini, dulu saya beli," ucapnya didampingi sang istri, Eniati, Kamis (21/11/2019) siang.

Ia menuturkan dulu lahan tersebut milik Koperasi Pabrik Perum Kertas Martapura.

"Saya beli lahan ini dari orang koperasi tersebut, bayarnya dua tahap. Totalnya Rp 150 ribu," bebernya.

Pria Tewas Penuh Luka di Sigam Kotabaru, Korban dan Pelaku Dikabarkan Sempat Pesta Miras

LINK TVOne! Live Streaming TV Online Sriwijaya FC vs Persita Semifinal Liga 2 2019 di TV One

Calon Istri Sule yang Jadi Mama Baru Rizky Febian, Mawar de Jongh Pengganti Lina & Naomi Zaskia?

Walau LDR, Begini Tips Menjalin Hubungan Agar Anak Tetap Merasa Diperhatikan Versi Psikolog Shanty

Karena itu ia mengaku heran belakangan ini Pemkab Banjar mengklaim lahan dan rumahnya tersebut.

"Bahkan beberapa hari lalu datang personel Satpol datang kemari dengan nada kalimat yang kasar. Saya bilang, saya ini bukan pencuri sehingga tak perlu berucap kasar," paparnya.

Saat itu Satpol memintanya menandatangani pernyataan kesediaan direlokasi.

"Ya saya tandangani saja karena saya tak mau ribut. Saya ini tak mempersoalkan Pemkab membangun Instalasi Farmasi itu. Saya juga bersedia saja direlokasi, tapi mohon yang manusiawi," tandasnya.

Ngudiyo mengatakan telah beberapa kali diundang rapat dengan Sekda Banjar yang membahas mengenai relokasi rumahnya. Ini mengingat area rumah Ngudiyo akan digunakan untuk lahan parkir IFK tersebut.

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved