Berita Banjarmasin

Walau LDR, Begini Tips Menjalin Hubungan Agar Anak Tetap Merasa Diperhatikan Versi Psikolog Shanty

Menurut Shanty Komalasari MPsi, Psikolog, menjalani Long Distance Relationship (LDR) antara anak dan orang tua memang menjadi polemik.

Walau LDR, Begini Tips Menjalin Hubungan Agar Anak Tetap Merasa Diperhatikan Versi Psikolog Shanty
istimewa
Shanty Komalasari Psikolog Banjarmasin 

BANJARMASINPOST CO.ID - Kesibukan orang tua dengan pekerjaan sehari-hari membuat waktu untuk anak begitu minim. Kondisi ini, tentu tidak baik untuk pertumbuhan anak.

Menurut Shanty Komalasari MPsi, Psikolog, menjalani Long Distance Relationship (LDR) antara anak dan orang tua seperti yang sering ditemui belakangan ini di tengah-tengah pertumbuhan dan perkembangan anak memang menjadi polemik tersendiri.

Terutama bagi anak yang masih sangat memerlukan perhatian, arahan, bimbingan, nasihat, kasih sayang, dan contoh langsung melalui interaksi antara orang tua dan anak.

Namun terkadang tuntutan pekerjaan atau situasi tertentu yang memaksa kondisi tersebut harus dijalani.

Shanty mengatakan, seringkali yang ditemui adalah ayah yang berada jauh ketimbang ibunya.

Sampai kapan pun peran ayah tidak dapat digantikan oleh ibu, oleh sebab itu ayah perlu tetap mengambil bagian dari proses pengasuhan anak.

Di zaman modern sekarang, interaksi tidak lagi berbatas ruang dan waktu, artinya kapan pun jika diluangkan waktu kita akan dapat berinteraksi baik melalui telpon maupun panggilan video.

Tangis Nunung di Balik Penjara Karena Ibu Teman Andre Taulani dan Sule Alami Hal Ini

Histeris Arsy Lihat Ashanty Tergeletak di Atas Kasur, Anang Hermansyah Langsung Bertindak Begini

Menyalurkan Bakat, Teater Awan Gelar Festival Japin Carita, 13 Komunitas Siap Tampil

UMP Kalteng 2020 Jadi Rp 2.903.144,7, Naik Sembilan Persen

"Hendaknya ayah setiap hari menjaga konsistensi untuk berinteraksi dengan anak minimal sekali dalam sehari," himbau Shanty.

Dengan membahas apa yang anak lakukan di hari itu, apa kesulitannya, bagaimana mengatasinya, seperti apa teman-temannya hari itu, guru-gurunya, kejadian-kejadian menarik apa yang ditemui anak, interaksinya dengan ibu serta saudara lainnya bagaimana, bahkan membahas hal-hal ringan untuk didiskusikan bersama.

Konsistensi seperti ini bila terjaga dengan baik akan membuat anak tetap mendapatkan perhatian, kasih sayang dan arahan dari sang ayah.

Halaman
12
Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved