Kriminalitas Kalteng

Delapan Truk Angkut Kayu Berdokumen Palsu Diamankan, Polda Kalteng Tangkap Pembuat Dokumen

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng, melalui Tim Subdit Tipidter, mengamankan seorang pembuat dokumen surat keterangan

Delapan Truk Angkut Kayu Berdokumen Palsu Diamankan, Polda Kalteng Tangkap Pembuat Dokumen
tribunkalteng.co/fathurahman
Delapan truk berisi kayu meranti campuran yang diamankan Polda Kalteng, masih ada di Mapolda. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng, melalui Tim Subdit Tipidter, mengamankan seorang pembuat dokumen surat keterangan sah hasil hutan (SKSHH) dan seorang pemilik 80 kubik kayu yang diangkut dalam delapan truk.

Kayu meranti campuran (MC) yang diamankan polisi diduga berdokumen palsu, dengan memanipulasi data kubikasi kayu yang diangkut dalam truk karena tidak sesuai dengan kubikasi kayu yang ada dalam pelaporan dokumen kuota yang ditetapkan, sehingga merugikan negara ratusan juta rupiah.

M Gazali Rahman pembuat dokumen kayu dari perusahaan dan H Nurdin pemilik kayu atau pemilik usaha dagang diamankan di Mapolda Kalteng, demikian juga dengan delapan truk berisi kayu meranti campuran yang diduga sebagai kayu tak jelas asalnya ini.

Sindiran Hotman Paris ke Atta Halilintar Soal Ultah, Aurel Hermansyah Terimbas Seteru Bebby Fey

Aksi Unfollow Ali Syakieb pada IG Citra Kirana yang Akan Nikahi Rezky Aditya, Hal Ini Jadi Sorotan

Tata Cara Login Saat Situs sscn.bkn.go.id (sscasn.bkn.go.id) Error & Down di Pendaftaran CPNS 2019

Kasubdit Tipidter AKBP Manang Soebeti, mengatakan, pihaknya mengamankan delapan truk pengangkut kayu tersebut, setelah laporan masyarakat adanya truk mengangkut kayu tersebut ke arah Banjarmasin yang diambil dari DAS Barito.

"Truk tersebut kami tahan saat ingin lewat di Jembatan Kahayan Palangkaraya, karena dari info yang kami dapat kayu akan dibawa ke Banjarmasin. Kayu tersebut diduga tanpa dokumen, setelah kami periksa ternyata ada dokumen tapi tidak sesuai dengan peruntukkannya sehingga barang kami amankan di Mapolda Kalteng," ujarnya, Jumat(22/11/2019)

Lebih jauh dia mengatakan, semua sopir telah diperiksa, dan mereka tidak tahu jika dokumen yang ada tersebut adalah palsu, karena dimanupulasi untuk data barang yang dibawa dari aturan yang sebenarnya.

Semua sopir dilepas karena dianggap tidak terlibat.

"Namun terkait pemalsuan dokumen tersebut kami amankan dua orang yakni pemilik kayu dan pembuat dokumen dari pihak perusahaan ditetapkan sebagai tersangka, satu lainnya masih diperiksa sebagai saksi. Kami juga masih kembangkan kasus ini, untuk menelisik jika ada keterlibatan pelaku lainnnya," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved