Berita Banjarbaru

Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Koni Banjarbaru, Jaksa Amankan Rp 9 Juta Pecahan Seratus Ribu

penyidik mengumpulkan uang sekitar Rp 9 juta dari kasus dugaan korupsi dana hibah Koni Banjarbaru

Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Koni Banjarbaru, Jaksa Amankan Rp 9 Juta Pecahan Seratus Ribu
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Kasi Pidsus Kejari Banjarbaru, Mahardhika Prima Wijaya Rosady 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah kasus dugaan penyelewengan dana hibah KONI tahun anggaran 2018 dinaikkan menjadi penyidikan, Kejaksaan Negeri Banjarbaru terus melakukan serangkaian pemeriksaan saksi secara maraton.

Terbaru diperoleh, perkembangan kasus ini sudah mulai muncul titik terang. Dimana penyidik mengumpulkan uang sekitar Rp 9 juta dari kasus ini.

"Status uang itu masih diamankan belum menjadi barangbukti. Total sementara Rp 9 juta yang dikumpulkan. Nah uang yang diamankan ini diharapkan bisa bertambah, karena dimungkinkan bisa tambah," kata Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kasi Pidsus Kejari) Banjarbaru, Mahardhika Prima Wijaya Rosady, Jumat (22/11/2019).

Diterangkan lebih jauh, bahwa uang yang dikumpulkan dari kasus ini sebanyak Rp 9 juta itu merupakan pecahan 100.000 rupiah. Uang itu diamankan saksi yang mengembalikan.

Smada Banjarbaru Siap Menuju Adiwiyata Mandiri 2019

Lagi, Foto Seksi Vanessa Angel di Bathtub Bikin Heboh Setelah Mantan Ruben Onsu Disinggung Soal Ajal

Dua Pelaku Pencurian di HSU Diamankan, Congkel Jendela Rumah Korban dengan Obeng

LINK USEETV! Live Streaming TV Online Persiraja Banda Aceh vs Persik Liga 2 2019, Tak Live TVOne

"Kami terus teliti dari keterangan saksi dan kroscek dokumen yang ada, bener gak, ada ada ketidak cocokan gak. Nah ini masih terus berjalan dari puluhan saksi yang diperiksa," tandas Mahardhika Prima Wijaya Rosady.

Diuangkapkannya, sejauh ini ada puluhan saksi dan sudah puluhan yang diperiksa, termasuk saksi dari para atlet. Saksi ke 40 Akan diperiksa pekan ini.Ada kemungkinan kurang lebih 500 atlet akan diperiksa.

"Secara terjadwal dan maraton kami terus lakukan pemeriksaan saksi saksi.
Sejauh ini pemeriksaan belum ada kendala yang berarti dan masih tahap kooperatif," sebutnya.

Dijelaskan dia, memang ada kendala sedikit dimana kadang ada saksi yang rumahnya bukan di Banjarbaru. Ada rumah Atlet di Batulicin dan Jakarta, yang memperkuat kontingen Banjarbaru.

Untuk diketahui, Terungkapnya dugaaan korupsi oleh Komite Olahraga Nasioal Indonesia (KONI) Banjarbaru, bermula dari adanya laporan masyarakat terkait adanya anggaran yang tidak sesuai dengan kegiatan yang dilakukan.

Informasi yang dihimpun, berhubungan dengan dana pembinaan KONI Banjarbaru dan bonus atlet pada hasil Porprov 2017 di Tabalong.

Diperoleh informasi bahwa anggaran pencairan dana hibah KONI Banjarbaru sebanyak Rp.6,7 M. Yang terbagi dari tali asih Rp.4 M, sedangkan sisanya untuk kegiatan koni itu sendiri.

Menilik Bisnis Mahasiswa, Jualan Masker Kecantikan di Sela Kuliah

Pendaftar CPNS Di Kotabaru Capai 2.000 Orang, Panitia Berlakukan Sistem Online

LINK INDOSIAR! Live Streaming Madura United vs Bhayangkara FC Liga 1 2019, Live TV Online Vidio.com

Soal apakah ada Kepala Dinas yang tersangkut? Mahardhika membeberkan, sampai saat ini belum ada.

"Ah, belum sejauh itu, kita masih melakukan pemanggilan kepada saksi selanjutnya dan semua sudah terjadwal. Ada atlet, pengurus harian, pengurus cabang olahraga (cabor). Tunggu nanti pasti dikabarkan kepada publik mengenai penetapan tersangka," sebutnya. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved