Berita Kalteng

Tiga Laboratorium Buktikan Daun Kratom Berbahaya, Pemusnahan Harus Ada Persetujuan Pemilik

Upaya Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah memusnahkan sebanyak 12 ton daun kratom, hasil tangkapan dua truk kiriman dari Kaltim menuju Kalbar

Tiga Laboratorium Buktikan Daun Kratom Berbahaya, Pemusnahan Harus Ada Persetujuan Pemilik
tribunkalteng.com/faturahman
Ratusan karung daun kratom sitaan Polresta Palangkaraya hingga, Rabu (13/11/2019) masih tersimpan di gudang barang Polresta Palangkaraya.(faturahman) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah memusnahkan sebanyak 12 ton daun kratom, hasil tangkapan dua truk kiriman dari Kaltim menuju Kalbar yang tertangkap di Kalteng terus dilakukan.

Polres Palangkaraya, bersama lembaga lainnya yakni BNNP Kalteng, Kejaksaan dan Balai POM terus melakukan upaya pemusnahan daun kratom atau daun puri yang jika dikonsumsi berlebih dampaknya sama dengan narkotika golongan satu.

Polisi belum bisa memusnahkan barang berbahaya tersebut, karena meski daun kratom masuk golongan satu sebagai bahan narkotika, namun UU Narkotika belum mencantumkan Daun Kratom sebagai bahan yang dilarang untuk dikonsumsi masyarakat.

Warga Kalteng pun sebagian sudah tau informasi tersebut, namun selama ini bahan dedaunan tersebut, hanya dijadikan sebagai obat nyeri sendi sejenis obat rematik.

Sindiran Hotman Paris ke Atta Halilintar Soal Ultah, Aurel Hermansyah Terimbas Seteru Bebby Fey

Aksi Unfollow Ali Syakieb pada IG Citra Kirana yang Akan Nikahi Rezky Aditya, Hal Ini Jadi Sorotan

Tata Cara Login Saat Situs sscn.bkn.go.id (sscasn.bkn.go.id) Error & Down di Pendaftaran CPNS 2019

"Kami memakai daun puri tersebut, hanya sebagai obat-obatan, obat tradisional," ujar Gaga, warga Palangkaraya.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kalteng, AKBP I Made Kariada, mengatakan, pihaknya bersama Polresta, Kejaksaan, Balai POM, sudah bersepakat untuk memusnahkan bahan terlarang tersebut.

"Hasil uji laboratorium BNN, Balai POM dan Dinkes, membuktikan daun kratom dampak penggunaanya sama dengan Narkotika golongan I," ujarnya.

Namun begitu, pihaknya tidak bisa serta merta melakukan pemusnahan, karena harus dapat persetujuan pemiliknya, agar tidak menimbulkan masalah belakangan.

"Selain bukti laboratorium, untuk pemusnahan juga harus minta persetujuan dari pemiliknya, karena daun kratom hasil pemeriksaan laboratorium positif mengakibatkan dampak sama dengan penggunaan narkotika golongan I," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved