Ekonomi dan Bisnis

154 Lembaga Usaha Swasta dan 1.000 Perangkat Desa di Batola Daftarkan Kepesertaan BPJamsostek

Langkah preventif perlindungan kerja bagi masyarakat pekerja telah diterapkan secara masif di Kabupaten Baritokuala (Batola)

154 Lembaga Usaha Swasta dan 1.000 Perangkat Desa di Batola Daftarkan Kepesertaan BPJamsostek
Istimewa/BPJS Ketenagakerjaan.
Penyerahan piagam penghargaan pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di lingkup SKPD Batola 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Langkah preventif perlindungan kerja bagi masyarakat pekerja telah diterapkan secara masif di Kabupaten Baritokuala (Batola).

Jaminan sosial kepada para pekerja baik formal dan non formal yang diberikan, yakni berupa pendaftaran kartu kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) atau BPJamsostek.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin, Opik Taufik menjelaskan, Batola termasuk kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sadar akan pentingnya jaminan sosial bagi para pekerja.

Hal tersebut diungkapkannya dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Batola bertempat di Best Western Hotel Banjarmasin, Jumat (22/11/2019) lalu.

Jawaban Luna Maya Soal Pria Jahat di Hidupnya, Ada Suami Syahrini, Reino Barack atau Ariel NOAH?

Perlakuan Ahmad Dhani Pada Maia Estianty Diungkit Lagi Saat di London, Eks Duet Mulan Katakan Ini

Bikin Merinding, Ini Pengalaman Azhari saat Memelihara 100 Senjata Pusaka, Terdengar Suara Aneh!

"Sebanyak 154 lembaga usaha swasta dan 1.000 perangkat desa di Batola mendaftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, ada sembilan SKPD dan 35 anggota dewan yang juga sudah resmi terdaftar mendapatkan kartu kepesertaan," jelasnya dalam keterangan pers kepada Banjarmasinpost.co.id.

Ditambahkannya, adanya kegiatan ini SKPD atau lembaga lain yang belum mendaftar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat mencontoh Kabupaten Batola yang sudah mendaftarkan program jaminan sosialnya bagi pekerja.

"Batola ini sudah menjadi contoh garda terdepan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi program Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian, dan Jaminan Ketenagakerjaan, kabupaten/kota lain juga harus mengikuti jejaknya," kata Opik.

Sementara itu melalui Rakor SKPD Kabupaten Batola, Asisten Bidang Kemasyarakatan Batola, Akhmad Mawarni menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan BPJamsostek.

"Para pekerja ada kepastian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terutama para pegawai honorer di instansi pemerintah daerah atau non ASN, para perangkat desa, para pekerja informal, serta kepertaan badan-badan usaha maupun jasa konstruksi di daerah," ujarnya.

Menurutnya kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah kabupaten dalam memberikan perlindungan sosial kepada seluruh pekerja.

Dia pun berharap agar SKPD terkait di lingkungan pemerintah Kabupaten Batola maupun lainnya agar terus meningkatkan peran dalam mensukseskan program jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah, baik bagi pekerja formal maupun informal.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved