Berita Nasional

Hasil Survei IPO: Empat Menteri Jokowi Ini Dinilai Tidak Tepat di Pos Kementeriannya, Siapa Saja

Kemudian, sebesar 14,7 persen publik menilai, mantan Kapolri Tito Karnavian tak tepat mengisi posisi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hasil Survei IPO: Empat Menteri Jokowi Ini Dinilai Tidak Tepat di Pos Kementeriannya, Siapa Saja
kolase/banjarmasinpost.co.id
Tito Karnavian, Nadiem Makarim dan Luhut Binsar Panjaitan 

BANJARMASINPOST.CO.Id, JAKARTA -Tiga menteri Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo-Maruf Amin, yakni Luhut Binsar Panjaitan, Tito Karnavian dan Nadiem Makarim berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) tidak tepat menduduki pos kementeriannya.

Dilansir dari Kompas.com, Peneliti IPO Dedi Kurnia Syah memaparkan hasil surveinya terkait respons publik terhadap susunan Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf.

Dedi mengatakan, menteri yang dinilai paling tidak tepat berada di pos kementeriannya yaitu Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Sebanyak 15,2 persen responden menjawab Luhut sebagai menteri yang tak tepat di posisinya.

Media Internasional Soroti Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Bakal Gebrak Negara dalam Negara

Ahok Ditemani Cewek Cantik Ini Tangani Soal PT Pertamina, Sekjen PDIP Minta Eks Veronica Tan Mundur!

OC Kaligis Gugat Anies Baswedan karena Tunjuk BW Jadi Anggota TGUPP, Bambang: Hanya Cari Panggung

Kemudian, sebesar 14,7 persen publik menilai, mantan Kapolri Tito Karnavian tak tepat mengisi posisi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Artinya orang yang bagus, tapi tidak sesuai dengan posisi kementriannya yang didapatkan di sini adalah Pak Luhut binsar Panjaitan 15,2 persen juga tinggi adalah Pak Tito Karnavian," kata Dedi dalam dalam diskusi "Efek Milenial di Lingkaran Istana" di Ibis Hotel Tamarin, Menteng, Jakarta, Sabtu (23/11/2019).

Dedi mengatakan, 12 persen publik menilai, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate tidak tepat berada di pos Kemenkominfo.

Kemudian, 8,2 persen publik menilai, Nadiem tidak tepat berada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Sementara itu, ada juga yang menurut saya menarik, Nadiem Makarim. Dia dianggap sebagai tokoh publik yang baik sekali tapi, begitu disandingkan dengan Kementerian Pendidikan banyak yang meragukan," ujar dia.

Dedi menyamapaikan, survei ini dilakukan pada 30 Oktober-2 November 2019 dengan responden yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia.

Terulang saat Zaman Ahok, Anies Baswedan dan DPRD DKI Terancam Tak Digaji Pemerintah 6 Bulan

NASIB Ahok Bakal Tragis? Suami Puput Nastiti Devi akan Sama dengan Dwi Soetjipto di Pertamina

Survei ini, kata dia, menggunakan metode purposive sampling dalam penarikan sampel.

Selain itu, survei melibatkan 800 responden dengan margin of error +/- 4,5 persen (pada tingkat kepercayaan 95persen).

"Pengumpulan data wawancara jaringan menggunakan kuesioner, berbasis teknologi informasi modern," ucap dia. 

Penulis Haryanti Puspa Sari/Kompas

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei IPO: Luhut, Tito Karnavian, hingga Nadiem Makarim Dinilai Tak Tepat di Kementeriannya",

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved