Berita Dunia

Wabah Demam Babi Aprika Bikin Impor Daging Babi China Naik, Hingga Oktober Capai 1,5 Juta Ton

Wabah demam babi Aprika yang melanda negeri China mendorong pedagang di negari tirai bambu menimbun persediaan daging babi.

Wabah Demam Babi Aprika Bikin Impor Daging Babi China Naik, Hingga Oktober Capai 1,5 Juta Ton
Dok. Polrestabes Medan
Ilustrasi-Sinar Hati Bulolo ditangkap polisi saat hendak membuang bangkai babi di parit di Desa Helvetia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BEIJING - Wabah demam babi Aprika yang melanda negeri China mendorong pedagang di negari tirai bambu menimbun persediaan daging babi.

Situasi itu membuat Impor daging babi China pada Oktober naik dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu.

Mengutip Reuters Sabtu (23/11/2019), data bea cukai menunjukkan impor daging babi mencapai 177.426 ton, naik dari bulan sebelumnya yang mencapai 161.836 ton.

Data administrasi umum kepabeanan menunjukkan dalam 10 bulan pertama tahun ini, impor daging babi mencapai 1,5 juta ton, naik 49,4% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Berkas Lamaran Seleksi CPNS Kemenkumham Nyasar ke Pemkab Tapin

Viral, Diduga Alami Penganiayaan Ibu Tiri, Gadis 8 Tahun di Kutai Kartanegara Ini Alami Lebam

NOS, Polwan Ini yang Siap Jadi Pengantin Suicide Bomber Jaringan Teroris Jamaah Ansharut Daulah

SKOR 1-1! Live Streaming TV Online Timnas U-18 Indonesia vs Korsel di ASFC U18 2019, Link Menoreh TV

Data ini untuk daging potong dan tidak termasuk jeroan dan bagian lainnya yang dikenal dengan daging aneka.

Demam babi Afrika yang menyerang China telah mengurangi populasi babi di China hingga 41% dan membuat petani di China enggan beternak babi, menurut data resmi.

Penurunan populasi babi di China mendorong kenaikan harga daging babi eceran sebesar 148% pada akhir Oktober, dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi CNY 59 per kilogram (kg) atau sekitar US$ 8,38 per kg dan menyebabkan inflasi makanan melonjak.

China telah membuka pasar sumber-sumber daging baru, menyetujui belasan pabrik pengolahan daging babi baru di Brazil, Argentina dan Inggris dalam beberapa bulan terakhir untuk membantu mengatasi kekurangan proteinnya.

China menerima pengiriman kargo pertama daging babi Italia pekan ini, menurut Bea Cukai dalam situs webnya. Sementara Argentina mengirimkan muatan kapal pertama daging babi beku ke China.

Impor daging sapi biasanya lebih mahal daripada daging babi juga naik 63,2% menjadi 150.829 ton pada Oktober.

Investasi Emas Masih Dianggap Paling Aman dan Menguntungkan, Simak Tips untuk Milenial

2019 Tercatat sebagai Tahun dengan Suhu Terpanas Kedua Setelah 2016, ini Faktanya

Bilang 5 Menit Lagi Saya Meninggal, Pelajar di Denpasar Ini Benar-benar Tewas Ditabrak Honda Brio

Selama 10 bulan pertama tahun ini, impor daging sapi China mencapai 1,28 juta ton, naik 54,5% dari periode yang sama tahun lalu.

Impor daging sapi juga meningkat berkat meningkatnya permintaan dari kelas menengah China yang berkembang.

Impor daging ayam juga naik 64% menjadi 66.921 ton pada Oktober 2019 dibanding periode yang sama tahun lalu.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Gara-gara wabah penyakit, impor daging babi China capai 1,5 juta ton hingga Oktober

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved