Berita Regional

Diduga Depresi Belum Juga Menikah, Pria Ini Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Aksi bunuh diri kembali terjadi. Kali ini, aksi mengakhiri hidup dengan gantung diri dilakukan J (56).

Diduga Depresi Belum Juga Menikah, Pria Ini Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
istimewa/Polres Tabalong
Ilustrasi-Petugas melakukan olah TKP penemuan mayat gantung diri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BEKASI - Aksi bunuh diri kembali terjadi.  Kali ini, aksi mengakhiri hidup dengan gantung diri dilakukan J (56).

Pria tersebut ditemukan tewas tergantung di sebuah gudang di depan kamar kontrakannya di Gang Haji Salam II, Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (13/11/2019).

Diduga aksinya tersebut disebabkan karena pelaku depresi belum juga menikah.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan, berdasarkan keterangan tetangga korban, sebelum ditemukan tewas tergantung, pria itu kerap mengeluh tak kunjung menikah.

Kapolda Irjen Yazid Fanani Turut Berduka Atas Musibah Kebakaran di Pulau Sebuku, Ingatkan Hal Ini

Kumpulan Ucapan Selamat Hari Guru pada 25 November 2019, Cocok untuk Whatsapp, FB dan Instagram

Puting Beliung Terjang Tanahlaut, 16 Rumah Rusak, 1 Warga Tewas Disambar Petir

BREAKING NEWS : Puluhan Rumah hingga Musala Rusak Berat, Puting Beliung Sapu Beruntung Baru

"Menurut keterangan saksi, korban selama ini sering mengeluh, kenapa sudah seumur dia belum pernah mendapatkan jodoh," kata Erna dalam keterangannya, Minggu.

Erna menambahkan, satu hari sebelum ditemukan tewas, korban sempat minta dicarikan "orang pintar" pada tetangganya agar cepat mendapat jodoh.

"Semalam korban mengajak saksi untuk dicarikan orang tua atau 'orang pintar' agar dipermudah jodohnya. Sampai akhirnya korban ditemukan saksi sudah tergantung," ujar Erna.

Di mata tetagganya, J dikenal pendiam dan jarang bergaul.

Mulyono (52), salah seorang tetangga J mengatakan, korban baru tinggal 20 hari di kamar kontrakannya itu.

"Dia tuh pendiam banget, jarang bergaul sama tetangganya. Kalau tidak ditegur ya dia tidak ngobrol. Kadang kami suka nawarin rokok biar dia ngobrol, karena pendiam sekali dia itu," kata Mulyono di lokasi, Minggu.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved