Berita Banjarmasin

Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Kawasan di Kota Banjarmasin Digenangi Air, Ini Penyebabnya

Menyasar sejumlah wilayah hanya saja hujan kali ini memicu munculnya genangan air di beberapa jalan raya di kota berjuluk seribu sungai.

Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Kawasan di Kota Banjarmasin Digenangi Air, Ini Penyebabnya
Banjarmasinpost.co.id/Abdul Ghani
MAMPET - Bambang saat menunjukkan salah satu saluran air yang mampet diduga tertutup akibat pembangunan trotoar di Jalan A Yani Kilometer 4,5 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Banjarmasin Timur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hujan deras kembali mengguyur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan, Minggu (24/11/2019) sore tadi.

Menyasar sejumlah wilayah hanya saja hujan kali ini memicu munculnya genangan air di beberapa jalan raya di kota berjuluk seribu sungai.

Sedangkan salah satu kawasan yang terlihat tergenang air tersebut adalah di Jalan A Yani Kilometer 4,5 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Banjarmasin Timur, Minggu sore tadi.

Padahal meski kawasan itu baru saja telah dibangun pedestrian oleh pemerintah daerah setempat. Namun genangan air tetap terpantau seiring hujan telah reda setengah jam kemudian.

Tidak hanya itu, akibat genangan air yang merambah hingga ke tengah jalan, membuat sejumlah pengendara yang melaju dari dalam menuju luar kota terpaksa memperlambat laju motornya dan memilih lajur kanan.

Paman Birin Ikut Membungkus Nasi untuk Korban Kebakaran di Sungai Bali, Pulau Sebuku, Kotabaru

Api Muncul di Toko Plastik Pasar Manuntung Berseri Pelaihari, Diduga Ini Penyebabnya

Fajri, seorang pedagang di kawasan itu pun tidak menepis genangan air yang terjadi usai diguyur hujan Minggu sore tersebut, memang terbilang cukup tinggi dari tahun sebelumnya.

Pasalnya, meski pemerintah telah membuat trotoar di kawasan jalan itu namun tersumbatnya salah satu saluran pembuangan air, membuat air pun lambat keluar ke parit.

" Padahal di (jalan, red) sini sangat rendah. Makanya setiap hujan air pun, pasti ketumpuk di sini maka dari itu ada saluran. Tapi semenjak ada trotoar ini, saluran itu kayanya kesumbat. Makanya air yang semestinya langsung turun, ini masih mengenang di Jalan, " jelasnya.

Tidak hanya Fajri, seorang petugas keamanan di sebuah perkantoran kawasan tersebut, Bambang pun membenarkannya.

Bahkan meski ia telah membuka satu persatu penutup besi yang berada di trotoar jalan demi mempercepat turunnya air akibat tersumbat sampah.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved