Berita Tanahlaut

Hadiri Kegiatan Mahasiswa Fakultas Pertanian ULM, Ini Permintaan Anggota DPRD Tanahlaut Edy Porwanto

DPM KM Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar sekolah legislatif DPM FKM Faperta ULM, di Pelaihari, Minggu (24/11/2019).

Hadiri Kegiatan Mahasiswa Fakultas Pertanian ULM, Ini Permintaan Anggota DPRD Tanahlaut Edy Porwanto
IST/DPRD Tanahlaut
Anggota DPRD Tanahlaut Edy Purwanto saat menghadiri kegiatan mahasiswa Fakultas Pertanian di Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (DPM KM) Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar sekolah legislatif DPM FKM Faperta ULM, Minggu (24/11/2019).

Sekolah legislatif DPM  FKM Feperta ULM dengan tema mengenal legislatif menciptakan legislator muda sebagai kreator Indonesia sendiri bertujuan dengan konsep kelegislatifan di Indonesia dan bagaimana penerapan fungsi tersebut di lingkungan kampus.

Kali itu dihadirkan Edy Porwanto yang merupakan anggota Legislatif dari Fraksi Nasdem di DPRD Kabupaten Tanahlaut (Tala). Dihadapan peserta ia membongkar keberadaan wakil rakyat di masyarakat.

Sebelum masuk ke materi, Edy Porwanto terlebih dahulu dirinya memperkenalkan biografi yang disampaikan sebelum menjadi orang sukses, banyak kehidupan pahit yang dirasakan.

Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Kawasan di Kota Banjarmasin Digenangi Air, Ini Penyebabnya

Wali Kota Nadjmi Resmikan Pasar Laura, 163 Lapak Pedagang Disiapkan untuk Pedagang

Api Muncul di Toko Plastik Pasar Manuntung Berseri Pelaihari, Diduga Ini Penyebabnya

Ia yang sebelumnya seorang anak transmigrasi yang berdomisili di Desa Tajau Mulya Kecamatan Batu Ampar ini, hingga menjadi penjual bakso yang mengalami kebangkrutan.

Berdasarkan pengalaman itu, Edy mengajak para mahasiswa di Faperta ini untuk tidak berkecil hati, tetapi menjadi penyemangat.

"Agar kehidupan yang akan datang dapat memberikan masa depan lebih baik lagi," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Edi pun mengajak mahasiswa untuk bekerja keras menjadi kreator yang inovatif membuat perubahan menghasilkan inovasi untuk membantu kehidupan masyarakat di Indonesia.

“Mari berpikir out of the box, mari menjadi kreator yang melahirkan inovasi sehingga bisa menambah benefit masyarakat," tambah Edi.

Edi juga berpesan kepada peserta agar nantinya lahir inovasi-inovasi yang bermanfaat untuk membantu meringankan pekerjaan masyarakat.

"Mari kita mendedikasikan diri untuk membantu masyarakat," ujarnya.

Paman Birin Ikut Membungkus Nasi untuk Korban Kebakaran di Sungai Bali, Pulau Sebuku, Kotabaru

Nasib Pernikahan Ahok BTP - Puput Nastiti Devi Dikuak Mbak You Saat Ramai Jadi Petinggi Pertamina

Edi juga memberikan satu filosopi kepada para mahasiswa untuk menjadi sebuah catatan melalui media sulap, air teh botol berubah menjadi jernih. Menurutnya walaupun keruh, manusia harus tetap berpikir jernih dan tulus. Dengan itu akan menghasilkan hal yang baik atau jernih. Begitu juga sebagai wakil rakyat harus dengan niat mengabdi kepada masyarakat.

Dalam materi, Edy pun menyampaikan fungsi dari Legislatif sebagai Pengawasan, Budgeting dan legislasi atau membuat peraturan daerah, dan tidak itu saja, terkait peran wakil rakyat yang harus dilakukan kepada masyarakat.

“Pikiran kita yang keruh harus kita hilangkan, dan menanamkan kebaikan untuk masa depan," tutupnya.
(Banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved