Kebakaran di Pulau Sebuku

Kadinsos Kalsel: Bantuan Logistik Sudah Menuju Lokasi Musibah Kebakaran di Kotabaru

Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) langsung bergerak cepat melakukan upaya pendistribusian bantuan ke lokasi kebakaran hebat

Kadinsos Kalsel: Bantuan Logistik Sudah Menuju Lokasi Musibah Kebakaran di Kotabaru
banjarmasinpost.co.id/acm
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Siti Nuryani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) langsung bergerak cepat melakukan upaya pendistribusian bantuan ke lokasi kebakaran hebat di Kecamatan Sebuku, Kabupaten Kotabaru yang terjadi hingga dini hari Minggu (24/11/2019).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Siti Nuryani menyatakan mulai pendistribusian logistik bantuan melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) Minggu (24/11/2019).

Bantuan yang disiapkan dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk para korban kebakaran yaitu senilai Rp 161 juta.

Nilai tersebut diperuntukkan untuk logistik berupa paket lauk pauk, mie instan, makanan anak dan logistik sandang berupa tenda gulung, kasur, pakaian, mukena, sarung, family kit serta footwear.

Desa Sungaibali Pulau Sebuku Jadi Lautan Puing, 750 Jiwa Mengungsi di Rumah Keluarga

Ahok Dijadikan Tumbal Lawan Mafia Migas, Eks Veronica Tan Disebut Tak Cocok Jadi Komut Pertamina

Sebab Utama Irma Darmawangsa Derita Kista Diungkap Ustadz Dhanu, Berkait Barbie Kumalasari & Irfan?

"Ini akan mulai didiatribusikan ke lokasi bencana kebakaran hari ini juga," kata Siti Nuryati kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (24/11/2019).

Bantuan logistik tersebut menurutnya merupakan bantuan logistik lanjutan yang sebelumnya pada dini hari Minggu (24/11/2019) juga sudah disalurkan oleh BPBD Provinsi Kalsel.

Selain itu, bantuan logistik selanjutnya yang berasal dari APBD Provinsi Kalsel juga akan meluncur dalam waktu dekat ke Kecamatan Sebuku.

"Untuk yang dari APBD masih kita hitung saat ini," kata Siti Nuryati.

Dijelaskannya, pihaknya sejak dini hari sudah berkoordinasi dengan Tagana yang ada di Kotabaru untuk mendirikan dapur umum lapangan (Dumlap).

Sehingga bantuan logistik berupa makanan dan sejenisnya dapat segera dimanfaatkan saat tiba di Dumlap di kawasan lokasi bencana.

Siti Nuryani juga mengakui akses menuju lokasi bencana kebakaran di Kecamatan Sebuku tidak sederhana karena dibutuhkan perjalanan menggunakan speedboat dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam dari Kotabaru.

Ia menyatakan musibah kebakaran tersebut adalah hal yang sangat menyedihkan. Dimana dikabarkan ada sebanyak 400 rumah yang terbakar dan berdampak bagi kurang lebih 600 kepala keluarga.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved