Breaking News:

Hipmikindo

Sekitar 250 UKM Ramaikan Expo Pembiayaan KUR Dan Gelar Produk UMKM Banua 2019

Selama dua hari, 23-24 November 2019 digelar Expo Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan produk UMKM bertempat di Siring Menara Pandang Banjarmasin.

Ist/Hipmikindo
Expo dibuka Sekretaris Daerah Kalsel H Abdul Haris Makkie dan dihadiri Dirut Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin. Acara ini diramaikan dengan fashion show juga berbagai lomba. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Selama dua hari, 23-24 November 2019 digelar Expo Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan produk UMKM bertempat di Siring Menara Pandang Banjarmasin.

Event ini terselenggara hasil kerja sama Bank Kalsel sebagai sponsor utama kegiatan, DPD Himpunan Pengusaha Mikro dan kecil Indonesia (Hipmikindo) Kalsel dan dukungan dari pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM Kalsel.

Ketua DPD Hipmikindo Kalsel Yeni Mulyani menerangkan, latar belakang dilaksanakannya event ini adalah untuk mengakselerasi pihak perbankan dalam hal ini Bank Kalsel, Hipmikindo sebagai pelaku UMKM dan pemerintah daerah untuk meningkatkan target dari pelaksanaan program KUR.

"Pelaksanaan program KUR saat ini masih jauh dari harapan pemerintah dan pihak perbankan. Ada banyak faktor antara lain kurang adanya sosialisasi sehingga target untuk KUR tahun ini tidak tercapai. Hanya di bawah 10 persen dari keseluruhan pencapaian di Kalsel," ujarnya.

Banyak UKM yang Belum Tersentuh KUR

Pada expo ini mereka mengajak sekitar 250 UMKM di 13 kabupaten kota yang ada di Kalsel. Ada yang sudah difasilitasi oleh dinas berupa wirausaha pemula. Harapannya dengan wirausaha pemula itu bisa menjadi target pelaksanaan KUR.

Ditambahkan Yeni, UKM yang mengikuti expo ini adalah UKM yang belum tersentuh KUR. Jadi dengan adanya expo ini diharapkan mereka bisa mengetahui lebih jauh manfaat dari KUR dan pihak perbankan bisa lebih banyak menyosialisasikan KUR pada event-event seperti ini.

Alasan UKM belum terakomodir oleh pihak perbankan biasanya terkendala agunan. Jadi ia mengharapkan semoga dari Bank kalsel ada kebijaksanaan agar memudahkan para wirausaha dalam menjalankan usahanya.

"Kalo UKM kita tidak bankable tetapi visible, mungkin ada pertimbangan dari pihak perbankan. Ataupun misal tidak bankable dan visible tetapi bisa dibina sehingga nantinya bisa mendapatkan KUR tanpa agunan. Di sinilah peran Hipmikindo berusaha untuk mengakselerasi itu," tutur Yeni lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kalsel Gustafa Yandi mengharapkan event ini bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan yang lebih baik lagi.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved