Berita Balangan

Warganya Tidak Lagi Buang Air di Saluran Air, Desa Kedondong Masuk Desa Bebas BABS di Balangan

Desa Kedondong saat menjadi salah satu desa di Balangan yang menjadi desa Bebas BABS.

Warganya Tidak Lagi Buang Air di Saluran Air, Desa Kedondong Masuk Desa Bebas BABS di Balangan
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan menyerahkan piagam penghargaan kepada kepala desa yang berhasil menjalankan program BABS. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - 22 desa di Balangan dicanangkan sebagai Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Bahkan desa itu mendapatkan piagam penghargaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan karena telah menerapkan aktivitas BAB di rumah.

Sebagaimana Desa Kedondong, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Kalsel. Setahun lalu, warga desa disini masih memanfaatkan saluran air dan kebun sebagai tempat BAB.

Kepala Desa Kedondong, M Yamin mengatakan, kebiasaan warganya memang BABS. Namun setelah ada sosialiasi untuk melakukan gerakan hidup sehat dan bersih, serta arahan dari Dinkes Balangan, ia pun membangunkan WC untuk warga desa.

2019 ini, bebernya, ada 48 unit WC yang dibangun dari anggaran dana desa. Sehingga warga pun bisa mendapatkan tempat BAB di rumah sendiri secara gratis.

LINK INDOSIAR! Live Streaming TV Online Persipura vs Persebaya Liga 1 2019, Live Streaming Usee TV

Semangati Pelamar CPNS 2019 di Kabupaten Banjar, Begini yang Dilakukan Guru Khalil

Didukung Kekayaan Hutan Bambu, Dishut Kalsel Kembangkan Tusuk Sate, Kirim 2 Ton ke Kaltim

Permudah Perizinan, Sukamta Pastikan Tak Ada Bupati Minta Jatah

"Kalau dulu warga BABS. Mereka melakulannya di saluran air yang ada dekat rumah. Sekarang, karena sudah dibangunkan WC, maka tidak lagi ada kebiasaan lama," ucap Yamin.

Desa Kedondong termasuk jauh dari bantaran sungai. Namun rupanya, di desa ini,  warga dulunya memanfaatkan saluran air. Sehingga juga menjadi sasaran dari Dinas Kesehatan Balangan untuk menjadikan desa tersebut bebas BABS.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Erwan Karya Mega Latif menerangkan, sejak beberapa tahun lalu, Kabupaten Balangan telah menjalankan program Desa BABS.

Sedikitnya, saat ini sudah ada kurang lebih 80 desa yang telah melakukan hal tersebut. Dalam artian membuatkan WC untuk warganya di rumah masing-masing.

Sepanjang tahun 2019, jelas Erwan, sudah ada kurang lebih 3.000 WC yang terbangun.  Anggaran yang digunakan yakni dari APBD Kabupaten Balangan dan inisiatif kepala desa menggunakan dana desa.

Hendak Cari Amunisi untuk Aksi HUT OPM, Pimpinan KKB Papua Iris Murib Berhasil Ditangkap

Isi Pidato Nadiem Makarim (Mendikbud) yang Viral Jelang Hari Guru 2019, Direspon Dian Sastro

Kritik Keras Ahok dan Nyinyir ke Pemerintah, ABJ Berharap Prabowo Subianto Tertibkan Fadli Zon

Tentunya, desa yang menjadi sasaran yakni warga desa yang masih melakukan BABS, terutama di bantaran sungai. Selain itu tak luput juga yakni BABS di saluran air, di kebun atau di tempat terbuka lainnya.

"Tujuan program ini yakni untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama kualitas kesehatan.  Ke depan, di harapkan bukan hanya desa yang bebas BABS, melainkan Kabupaten Balangan akan menjadi kabupaten Bebas BABS, tutup Erwan. (Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved