Kebakaran di Pulau Sebuku
Api Menjalar dengan Cepat Meluluhlantakkan Permukiman Desa Sungaibali Saat Warganya Terlelap
Sebagian besar korban tidak sempat menyelamatkan harta benda karena api menjalar dengan cepat saat banyak warga telah tidur.
BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sebagian besar korban tidak sempat menyelamatkan harta benda karena api menjalar dengan cepat saat banyak warga telah tidur.
Seorang korban bernama Jaya mengaku sempat menyelamatkan beberapa harta benda seperti keyboard dan alat elektronik lainnya yang bernilai puluhan juta.
"Temasuk obat-obatan milik istri. Kan di rumah buka praktik pengobatan," katanya.
Meski harus menanggung kerugian ratusan juta, Jaya tetap bersyukur.
• Iyan Hanya Terpikir Menyelamatkan Diri dan Keluarga dari Kobaran Api yang Membakar Tempat Tinggalnya
• Almira Sakit, Istri AHY, Annisa Pohan Ikut Ambruk, Menantu SBY & Ani Yudhoyono Pun Banjir Doa
• Perlakuan Aurel ke Keluarga Atta Halilintar, Cara Salaman Putri Ashanty & Anang Hermansyah Disorot
"Selamat sudah syukur. Harta benda tidak masalah. Penting selamat dulu," katanya.
Warga memadamkannya dengan cara bergotong royong memakai timba dan alat pemadam sekadarnya.
Ada pula bantuan pemadam kebakaran milik sejumlah perusahaan.
Peralatan kebakaran di daerah tersebut memang terbatas mengingat Sebuku adalah pulau yang terpisah dari daratan ibu kota kabupaten di Pulau Laut.
Untuk mencapainya harus naik speedboat laut dengan waktu tempuh sekitar 45 menit sampai 1 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-edisi-cetak-senin-25112019-1.jpg)