Breaking News:

Berita Banjarmasin

Berdiri di Atas Trotoar, Baliho Ini Bikin Pejalan Kaki Sering Kejedot hingga Nyaris Pingsan

Baliho yang berdiri di atas trotoar di Jalan A Yani Kilometer 6 kota Banjarmasin atau tepatnya batas kota sering bikin pejalan kaki celaka.

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Baliho ini bikin, dua pejalan kaki terpaksa membungkuk saat melewati trotoar jalan A Yani kilometer 6 Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Madi membungkukkan badannya saat melewati trotoar di Jalan A Yani Kilometer 6 kota Banjarmasin atau tepatnya batas kota, Senin (25/11/2019) siang tadi.

Ia melakukannya, demi menghindari sebuah baliho yang telah berkali-kali mencelakainya.

" Iya, ini soalnya bahaya sekali kalau tidak hati-hati. Saya sendiri bahkan sudah kejedot sekitar 10 kali," ujarnya.

Tidak hanya Madi, hal senada juga diungkapkan oleh Udin, seorang tukang ojek yang kerap mangkal di bahu jalan batas kota tersebut.

Hanya saja bila dibandingkan dengan temannya tadi, ia justru lebih sedikit ketiban sial dengan kejedot keberadaan baliho tersebut.

Balai Besar Kembali Usulkan Pelebaran Jalan Rantau Bedauh Batola Sepanjang 2,3 Kilometer

Terima Penghargaan 35 Tahun Guru Honorer TK, Lamsiah Pernah Digaji Rp 5000 Perbulan

Mulan Jameela Menagis Saat Bahas Hijrah, Istri Ahmad Dhani Ingat Hal Ini

Berikan Bubur Gratis Setiap Jumat, Kapolsek Kuripan Diganjar Penghargaan dari Kapolres Batola

"Iya saya juga sering dulu. Cuman bila dibandingkan dengan Madi, saya hanya sekitar lima kali. Tapi namanya kebentur, ya tetap aja pala saya sempat benjol ," keluhnya.

Udin sebetulnya sudah berlarut-larut mengharapkan ada penanganan serius oleh pihak terkait terhadap keberadaan baliho itu karena sangat membahayakan.

Terlebih semenjak rampungnya pengerjaan trotoar sekitar dua tahun silam sehingga jarak antara baliho dengan lantai yang semula masih jauh, kini justru semakin rendah dan membahayakan bagi pejalan kaki.

Bahkan tidak hanya ia bersama temannya yang sering ketiban sial terbentur baliho. Melainkan sejumlah tamu yang ingin ke acara perkawinan di sebuah hotel di kawasan tersebut pun kerap mengalami hal serupa.

" Soalnya kan parkir mereka di tanah lapang ini. Nah, setiap mau masuk ke lingkungan hotel, ya otomatis mereka pun selalu melalui trotoar ini. Tapi yang kasian itu mereka yang tidak melihat baliho ini, karena tidak sedikit mereka ikut terbentur," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved