Kriminalitas Kotabaru

Berenang ke Kapal Nelayan, Tersangka Pembunuhan Sarmani di Desa Sigam Kotabaru Dibekuk Polisi

Empat hari pasca kasus pembunuhan terhadap Sarmani (41) usai mabuk bersama di sebuah komplek Perumahan Wika Desa Sigam, pelaku akhirnya diringkus.

Berenang ke Kapal Nelayan, Tersangka Pembunuhan Sarmani di Desa Sigam Kotabaru Dibekuk Polisi
HO/Humas Polres Kotabaru
Asdar, tersangka pembunuhan di Desa Sigam Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Empat hari pasca kasus pembunuhan terhadap Sarmani (41) usai mabuk bersama di sebuah komplek Perumahan Wika Desa Sigam, pelaku akhirnya diringkus.

Pelaku terbilang licin, sehingga sempat menyulitkan petugas untuk menangkapnya. Namun sepandai-pandianya tupai melompat, pasti akhirnya jatuh juga. Begitu lah yang dialami tersangka kasus pembunuhan di Desa Sigam itu yakni Asdar (32) warga Jalan Batu Selira Gang Goresan Rt 9 Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.

Kejar-kejaran sempat terjadi, bahkan pelaku sempat berenang untuk menghindari kejaran polisi Satreskrim Polres Kotabaru. Namun pelarian dari Kecamatan Pulau Laut Utara, ke Pulau Laut Timur kemudian ke Kecamatan Pulau Laut Selatan berakhir kembali ke wilayah Pulau Laut Timur saat menuju Kotabaru.

Dia diringkus saat melintas di Pulau Laut Timur saat semua polisi hunting mencari pelaku yang terbilang licin ini. Dia diringkus di di jalan raya pada Minggu (24/11/19) sekitar pukul 21.30 wita.

Perpisahan Syahrini & Reino Barack Akan Terjadi Diungkap oleh Sosok Ini, Sebut Soal Pisah Ranjang

Maju Cabup Banjar, Sekda Banjarbaru Said Abdullah Al Kaff Lamar PAN Banjar

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, SH SIK MM melalui Kasat Reskrimnya Iptu Imam Wahyu Pramono SIK didampingi Kasubag Humas Polres Kotabaru, Iptu H Gatot kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (25/11/19) membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan di Jalan Tembus SMKN 1 No E1 rt 1 Desa Sigam Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru.

" Dari keterangan hasil introgasi, tersangka ini mengakui perbuatannya telah melakukan pembunuhan terhadap korban dengan cara menusuk secara brutal dikarenakan sakit hati terhadap korban. Dia yang saat itu dalam pengaruh miras langsung membabi buta menancapkan serangannya dengan gunting, " kata Iptu Imam.

Tersangka ini, diringkus unit buser diback up dengan Polsek Pulau Laut Timur. Pengejaran Berawal dari Pulau Kapak dan Unit Buser melakukan penyisiran dan pelaku tidak ditemukan. Setelah 2 hari melakukan penyisiran kemudian pelaku lari ke Pulau Auran dengan menggunakan perahu balapan dan langsung dilakukan pengejaran.

Pada saat di lakukan penyisiran di Pulau Auran, petugas kembali tidak temukan tersangka. Sore harinya, Unit Buser mendapatkan Informasi bahwa tersangka berhasil meloloskan diri dengan cara berenang dan ditolong kapal nelayan dan di minta antar ke Teluk Keminting Kecamatan Pulau Laut Selatan.

Dahri Sebut Guru Makin Sulit Berinovasi karena Terlalu Banyak Tugas, Paman Birin Umrahkan 8 Guru

BPBD Balangan Jadi Koordinator Penyaluran Bantuan kepada Korban Kebakaran di Pulau Sebuku Kotabaru

Tak berhenti disitu, Unit Buser melakukan pengejaran. Sesampainya di Teluk Keminting Unit Buser mendapatkan Informasi bahwa tersangka mendatangi rumah kerabatnya dan dilarikan menggunakan Mobil Carry warna Putih ke arah Desa Hijrah dan sesampainya di Desa Hijrah, Unit Buser mendapatkan informasi bahwa pelaku berpindah mobil Pick Up warna putih dan menuju arah Kotabaru.

" Saat menuju kota, kami sudah berkoordinasi dengan Kanit reskrim Polsek Pulau Laut Timur untuk hunting dijalan raya, alhasil saat memberhentikan mobil tersebut, pelaku berada didalam mobil tersebut. Tersangka tak bisa berkutik lagi dan langsung digelandan untuk proses lebih lanjut, " katanya.

Iptu Imam juga menyebutkan, untuk pemeriksaan sementara, tersangka masih satu orang. Namun tidak menutup kemungkinan tiga rekannya juga terlibat sehingga masih mendalami kasus tersebut.(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved