Berita HSS

Hulu Banyu Juara Festival Mahumbal, Wisatawan Asing Senang Cicipi Kuliner Tradisional Loksado

Mahumbal diikuti seluruh kader PKK dari 11 desa di Kecamatan Loksado itu pun tak kalah menarik perhatian wisatawan, termasuk tiga wisatawan asing

Hulu Banyu Juara Festival Mahumbal, Wisatawan Asing Senang Cicipi Kuliner Tradisional Loksado
ist/Kades Loksado dan Kades Kamawakan untuk Banjarmasin Post
Peserta Festival Mahumbal dari Desa Loksado Kecamatan Loksado, HSS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Festival Loksado 2019 telah berakhir Minggu 24 Desember 2019, dengan puncak kegiatan Bamboo rafting. Selain rafting pakai rakit, Festival Mahumbal juga telah dilaksanakan Sabtu, atau sehari sebelumnya, di kawasan Wisma Alam Roh Tujuh, Loksado Kecamatan Loksado Hulu Sungai Selatan.

Mahumbal diikuti seluruh kader PKK dari 11 desa di Kecamatan Loksado itu pun tak kalah menarik perhatian wisatawan, termasuk tiga wisatawan asing dari Belanda, Rusia dan Jerman.

Kepala Desa Loksado Khairul Sadikin kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (25/11/2019) mengatakan, masyarakat Loksado cukup antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Demikian pula para peserta bamboo rafting dari luar daerah, sangat tertarik menyaksikan cara memasak kuliner khas Loksado tersebut dan ikut mencicipi hasil masakannya.

Pak Guru Musri Rela Jadi Hantu Saat Malam Hari, 20 Tahun Jadi Guru Honorer Digaji Rp 700 Ribu

“Wisatawan asing bilang masakannya enak karena dimasak secara alami, tanpa menggunakan bahan kimia maupun peralatan modern. Apalagi ditambah bumbu masak yang juga alami dari alam. Mereka bilang ini pengalaman baru makan masakan tradisional Indonesia dari Loksado,”tambah Kades Kamawakan, Ardani.

Adapun juri Festival Mahumbal, dari Banjarmasin, Kandangan, Loksado serta darai Kementerian Pariwisata yang ikut hadir. Kades Loksado mengatakan, ini pertama kali Festival Mahumbal digelar Pemkab HSS, dan warga berharap kegiatan ini menjadi agenda tahuna. Mendukung Festival Loksado yang sudah menjadi agenda tetap pariwisata nasional.

Wisatawan asing mencicipi nasi humbal plus lauk yang dimasak peserta Festival Mahumbal 2019
Wisatawan asing mencicipi nasi humbal plus lauk yang dimasak peserta Festival Mahumbal 2019 (ist/Kades Loksado dan Kades Kamawakan untuk Banjarmasin Post)

“Kami berharap terus dilaksanakan tiap tahun, untuk mengenalkan kuliner khas kami,”kata Kades.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, juara pertama Festival Mahumbal adalah warga Desa Hulu Banyu, juara kedua Desa Ulang, Juara tiga Desa Loksado, Juara empat atau harapan pertama diraih Desa Kamawakan dan juara harapan kedua diraih  Desa Panggung.

Juara pertama menerima tropy plus uang tunai 2,5 juta, juara kedua tropy plus uang tunai Rp 2 juta, juara ketiga tropy plus uang tunai Rp 1,5 juta, juara ke empat tropy plus uang tunai Rp 1 juta dan juara kelima tropy plus uang tunai Rp 500 ribu.

Pohon Karet Terendam Air Bertahun-tahun, Warga Bongkang Minta Ganti Rugi

Tropy dan uang tunai tersebut diberikan Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan Kabupaten HSS sebagai motivasi bagi peserta serta masyarakat Loksado umumnya, agar terus melestarikan kuliner tradisional unik dan khas tersebut.

Kadisdik HSS Nordiansyah mengatakan, masuknya kegiatan tersebut dalam Festival Loksado 2019 juga upaya mendukung promosi wisata melalui kuliner khasnya berdasarkan kearifan lokal masyarakat dalam mengolah makanan sehat dan alami dengan memanfaatkan potensi  alam Loksado. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved